Dikira Milik Polisi Sepedamotor Guru MIN Dibakar Massa

0
1535
SATU unit sepedamotor Honda Beit BK 6015 AFC milik Zakiah Batubara, seorang guru Madrasyah Iftidaiyah Negeri (MIN) dibakar massa saat petugas Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menggerebe rumah bandar narkoba di Lingkungan V, Kel. Sei Mati, Kec. Medan Labuhan, Rabu (10/1). (Waspada/Rustam Effendi/B)
SATU unit sepedamotor Honda Beit BK 6015 AFC milik Zakiah Batubara, seorang guru Madrasyah Iftidaiyah Negeri (MIN) dibakar massa saat petugas Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menggerebe rumah bandar narkoba di Lingkungan V, Kel. Sei Mati, Kec. Medan Labuhan, Rabu (10/1). (Waspada/Rustam Effendi/B)

BELAWAN (Waspada): Satu unit sepedamotor Honda Beit BK 6015 AFC milik Zakiah Batubara, seorang guru Madrasyah Iftidaiyah Negeri (MIN) dibakar massa saat petugas Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan menggerebek rumah bandar narkoba di Lingkungan V, Kel. Sei Mati, Kec. Medan Labuhan, Rabu (10/1).

Akibatnya, sepedamotor Honda Beit nopol BK 6015 AFC milik korban dan dikira milik polisi itu hangus terbakar serta dibawa ke Mapolres Pelabuhan Belawan sebagai barang bukti.

Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan AKP Edy Safari dan Kanit 1 Ipda Iman Banurea mengatakan pembakaran sepedamotor korban oleh warga karena dipropokasi tersangka YS, bandar sabu yang berhasil lolos dalam penggerebekan itu.

“Tersangka YS kita masukkan dalam DPO karena menjadi propokator pembakaran dan bandar sabu yang berhasil lolos,” kata Kasat.

Guna meredam amarah warga yang diduga membela para tersangka, polisi sekedar mengeluarkan beberapa kali tembakan ke udara. Hasilnya, situasi kembali bisa kondusif dan polisi dapat menjalankan tugasnya dengan baik. “Sebagai bukti tanggungjawab, kita akan mengganti sepedamotor korban,” ucap Edy.

Dalam pengerebekan itu, polisi menangkap tiga orang tersangka yakni H alias Heri, 39, warga Jl. Jermal, Lingkungan 17, A br T, 61 thn, warga Kampung Tengah, Lingkungan V dan PM, 30, warga Komplek Gabion, Kel. Sei Mati Kec. Medan Labuhan.

Bersama ketiga tersangka polisi menyita lima bungkus kecil plastik berisi sabu seberat 0,76 gram, dua pipet plastik yang ujungnya runcing sebagai sendok dan dua timbangan elektrik sebagai barang bukti. “Semua barang bukti yang kita sita didapat di dalam kamar tersangka YS dan menurut pengakuannya para tersangka yang kita tangkap sabu tersebut milik tersangka YS yang sedang kita buron,” kata Kanit.

Dijelaskan, sebelum penangkapan berlangsung petugas Sat Narkoba Polres Pel Belawan mendapat informasi tentang adanya seorang bandar narkotika jenis sabu sering beraksi di TKP. Berbekal informasi tersebut, petugas melakujan penyelidika dengan cara berpura pura sebagai pembeli.

Setelah sepakat, polisi yang menyabar mendatangi rumah tersangka dan berusaha melakukan penangkapan dibantu sejumpah petugas Polsek Medan Labuhan yang datang kemudian. Tiba tiba sebelum penggeledahan dilakukan polisi, ada warga yang melakukan pelemparan terhadap rumah tersangka.

“Karena ada pelemparan kami bertahan di dalam rumah dan dalam waktu bersamaan sepedamotor korban dibakar tersangka YS bersama teman temannya,” papar Ipda Iman Banurea.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya ketiga tersangka dibawa ke Mapolres Pelabuhan Belawan karena diduga melanggar Undang undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (h03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here