Kejiwaan Paslon Rahasia

0
59
Waspada/Ist TIGA Paslon Gubsu dan Wagubsu berfoto bersama sebelum menjalani tes kesehatan jiwa dan pemeriksaan urine di RSUP H. Adam Malik Medan.
Waspada/Ist TIGA Paslon Gubsu dan Wagubsu berfoto bersama sebelum menjalani tes kesehatan jiwa dan pemeriksaan urine di RSUP H. Adam Malik Medan.

MEDAN (Waspada): Tim dokter kesehatan jiwa memeriksa status mental dan MMPI (Minnesota Multiphasic Personality Inventory) terhadap tiga pasangan calon (paslon) Gubsu dan Wagubsu di RSUP H. Adam Malik Medan, Jumat (12/1).

Pemeriksaan secara keseluruhan ini untuk bisa menjamin calon kepala daerah memiliki jiwa yang sehat dan tidak mengalami gangguan jiwa.

“Kami psikiater melakukan wawancara psikiatrik, pemeriksaan status mental dan MMPI terdiri dari 566 pertanyaan, mana yang sesuai mana yang tidak untuk menilai kesehatan jiwa, bebas dari gangguan jiwa, profil kepribadian berupa dimensi-dimensi tertentu,” kata salah satu dokter Psikiatrik Dr. dr. Elmeida Effendy, Mked, Sp.KJ (K) kepada Waspada.

Melalui MMPI, lanjutnya, akan dilihat bagaimana profil kepribadian calon kepala daerah, bagaimana kecenderungan untuk tidak jujur, kekuatan ego jika menghadapi masalah, kemampuan memimpin, leadership, dominansi dan dependensi calon.

“Apakah ada gejala-gejala fisik, hipokondriasis, depresi, histeria, psikopat, bagaimana sifat feminin dan maskulin seseorang, keinginan untuk maju, dan lain lain. Intinya, Psikiater berada dalam tim dokter IDI, untuk menentukan sehat jiwanya calon. Hasilnya rahasia, nanti diserahkan ke KPU pada 16 Januari 2016,” ungkapnya singkat.

Selain cek kesehatan jiwa, paslon Edy Rahmayadi-Ijeck, JR Saragih-Ance Selian dan Djarot-Sihar juga melakukan cek urine. Kabid Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut Tuangkus Harianja mengatakan, BNN sudah selesai melakukan tes urine kepada tiga paslon dengan memakan waktu satu setengah jam untuk seluruh paslon.

“6 parameter ini adalah sebuah alat tes cepat untuk memeriksa kandungan zat narkoba dalam urine /air kencing. Jadi  6 parameter itu alat yang digunakan yang bisa mendeteksi lebih 6 jenis narkotika. Termasuk ekstasi, ganja, kokain termasuk obat-obatan. Dan, alat ini kita yang sediakan,” kata Tuangkus Harianja.

Dia mengatakan tidak ada kendala selama proses tes urin tersebut. Sebab, dalam proses pemeriksaan urin terdapat saksi dari Bawaslu dan KPU. “Tim dari kita ada sekitar 8 orang, besok kita lanjut lagi untuk 8 kabupaten/kota. Nanti tanggal 15 atau 16 Januari kita akan kirimkan hasil tes urine ini ke tim KPU,” terangnya.

Optimis

Sementara itu, ketiga pasangan calon mengaku optimis lulus tes kejiwaan, fisik dan narkoba. Edy Rahmayadi didampingi Musa Rajekshah mengaku optimis lulus karena semua pemeriksaan berjalan lancar dan tak ada kendala.

“Tadi kita dimulai pengambilan sampel darah, lalu tes urine, dan tes kesehatan jiwa sebanyak 500 pertanyaan. Kalau tes kesehatan ya kita lihatkan sehat. Tapi bagaimana hasilnya yang tahu dokter,” kata Edy.

Baginya, pemeriksaan kesehatan bukan masalah lulus atau tidak lulus. “Jika ada ditemukan penyakit maka akan diobati. Luar biasa pelayanan di rumah sakit ini. Rumah sakit bagus ini. Letaknya bagus dan dokternya cakep-cakep,” tambahnya.

Hal senada juga disampaikan Ijeck, tak ada kendala meski ini menjadi pengalaman pertamanya. “Seperti general check up biasa ya. Gak ada yang membebani. Semua aman,” ucapnya tersenyum.

Senada juga dengan paslon JR Saragih-Ance Selian yang mengatakan tak ada kendala selama proses tes kesehatan berjalan. “Dimulai dari pengambilan darah pemeriksaan mata, telinga, kejiwaan, USG dan wawancara semua sudah kita lakukan dengan sebaik-baiknya. Kalau kita biasa saja kita jalani sesuai prosedur. Tidak ada masalah karena kesehatan itu kan selalu kita periksa meskipun, tidak jadi calon gubernur. Saya cukup yakin lulus. Tadi ada 500 soal untuk kejiwaan, termasuk masalah pelayanan umum sehari-hari,” tukas JR Saragih.

Begitu juga dengan Djarot Saiful Hidayat yang optimis lulus tes kesehatan di RSUP H Adam Malik Medan. Tes kesehatan ini sebagai syarat untuk maju pada Pilgub Sumut 2018.

“Yakin donk, Saya ikut tes sudah empat kali lo sama ini, Iya to. Mulai Walkot dua kali, Gubernur DKI, sama ini. Jadi sudah empat kali,” kata Djarot, usai menjalani tes kesehatan.

Dia mengaku tidak ada kendala yang dialami selama mengikuti rangkaian tes kesehatan. Namun begitu, Djarot meminta doa restu agar semuanya berjalan lancar. “Alhamdulillah, mohon doa restunya ya, semua lancar, sehat, tes urine, BNN, sudah semua. Kalau untuk psikiater, pertanyaan soal kepemimpinan. Tidak ada kendala,” ungkapnya. (h02/C)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here