Ekspor-Impor Sepi, Wali Kota T.Balai Lapor Ke Dirjen BC

0
208

TANJUNGBALAI (Waspada): Beberapa waktu belakangan ini kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Internasional Teluknibung Kota Tanjungbalai cenderung sepi, diduga dilatarbelakangi rendahnya daya saing dan perdagangan ekspor impor.

Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial melaporkan kondisi itu ke Direktorat Jenderal Bea dan Cukai RI Heru Pambudi di ruang kerjanya di Gedung Dirjen BC di Jakarta, Jumat (12/1).

Wali kota berharap adanya dukungan dan terobosan dari Bea dan Cukai untuk menumbuhkan kembali geliat ekonomi di sektor jasa dan perdagangan di Pelabuhan Teluknibung.
“Saat ini Pemko Tanjungbalai juga terus berupaya melakukan terobosan dan inovasi baru khususnya di sektor perekonomian meliputi perdagangan dan jasa, agar roda perekonomian tetap berputar,” ujar Syahrial.

Menanggapi hal itu, Heru Pambudi mendukung penuh Kota Tanjungbalai jadi kota perdagangan dan jasa di Sumatera Utara. Heru Pambudi menyatakan bentuk dukungan itu salah satunya dengan pemberian insentif kepabeanan berupa bebas biaya masuk untuk peralatan industri guna pengembangan sektor industri di Kota Tanjungbalai.

Beberapa sektor yang disarankan Heru Pambudi yakni pengolahan hasil perkebunan dan perikanan yang menjadi usaha dominan di sana. Hal ini, ujarnya, bertujuan meningkatkan iklim investasi yang berdampak pada peningkatan ekonomi dan menambah pendapatan daerah Kota Tanjungbalai. (a32/B)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here