Tak Diberi Rp10 Ribu Anak Durhaka Injak Ayah 

0
2519
Ilustrasi

MEDAN (Waspada): Gara-gara tak diberi uang Rp10 ribu, seorang anak berinisial RS, 35, memukuli wajah dan menginjak-injak perut ayah kandungnya sendiri, Zainal Abidin Sibarani, 77, warga Jl. Bersama, Kel Bandar Selamat, Kec Medan Tembung. Akibatnya, sang ayah mengalami luka di keningnya dan harus diopname di rumah sakit, Sabtu (3/2).

Usai mendapat perawatan medis, korban dipapah istri dan anaknya yang lain membuat laporan pengaduan ke Polsek Percut Seituan, Minggu (4/2).

Anak korban bernama Nurma br Sibarani, 47, ketika diwawancarai di Polsek Percut Seituan menyebutkan, awalnya dirinya tak mengetahui aksi penganiayaan yang dilakukan adiknya itu kepada ayah mereka.

“Sabtu sore saya menerima telepon dari tetangga yang menyebutkan bahwa ayah saya diopname di rumah sakit akibat dianiaya adiknya sendiri. Selanjutnya saya menghubungi adik-adik saya yang lain,” ujarnya.

Setibanya di rumah orangtuanya itu, Nurma dan adik-adiknya yang lain langsung mencari rumah sakit tempat ayahnya dirawat.

“Ibu saya, Timor br Simanjuntak, 75, bercerita penganiayaan itu bermula saat RS tiba-tiba menghampiri ibu meminta uang Rp10 ribu untuk membeli rokok, namun tak diberikan lantaran dilarang ayah. Tiba-tiba RS langsung memukul wajah ayah saya hingga luka dengan benda tumpul, hingga tubuhnya terpental di lantai. Selanjutnya perut ayah saya diinjak-injak RS, setelah itu pelaku meninggalkan rumah,” ungkapnya.

Dijelaskan Nurma, setelah itu istri korban memapah suaminya ke luar rumah dan membawanya ke rumah sakit terdekat dengan menumpangi becak motor. Timor br Simanjuntak sempat memberitahukan kepada warga supaya menghubungi anak-anak korban yang lain.

“Pelaku ini merupakan anak ke 6 dari 6 bersaudara. Ini yang kedua kali ayah saya melapor ke Polsek Percut Seituan. Laporan pertama sekitar 2 tahun lalu, di mana saat itu pelaku yang merupakan pecandu narkoba jenis sabu pernah memukul kaki ayahnya hingga patah. RS juga sempat direhab, namun kecanduan narkobanya itu tidak hilang juga hingga kini,” tutupnya.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Pardamean Hutahaean ketika dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban penganiayaan yang dilakukan anak kandungnya sendiri.

“Kasusnya saat ini masih kita proses dan saksi-saksi juga segera kita mintai keterangannya guna menguatkan bukti laporan untuk meringkus pelaku,” tegasnya. (h04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here