Heboh, Semburan Gas Di Pedalaman Aceh

0
Pihak keamanan memasang garis polisi salah satu lubang air yang mengeluarkan gelembung seperti semburan gas disungai Dusun Parek, Desa Blang Seunong, Kec. Pante Bidari,Aceh Timur, Rabu (7/2). Waspada/Ist
Pihak keamanan memasang garis polisi salah satu lubang air yang mengeluarkan gelembung seperti semburan gas disungai Dusun Parek, Desa Blang Seunong, Kec. Pante Bidari,Aceh Timur, Rabu (7/2). Waspada/Ist

IDI (Waspada): Gelembung air menyerupai semburan gas kembali ditemukan di Aceh, persisnya di Dusun Parek, Desa Blang Seunong, Kec. Pante Bidari, Kab. Aceh Timur, Rabu (7/2) sekira pukul 14:00.

Awalnya, Ahmad Yasin Bin Thaib selaku Kepala Dusun Parek melaporkan ke pihak keamanan bahwa di wilayah kerjanya ditemukan semburan sejenis gas. Bahkan beberapa warga mencoba membakarnya, dan muncul api.

Warga setempat berbondong-bondong melihat dan menyaksikan gelembung tersebut, karena warga meyakini gelembung di sungai itu benar semburan gas, apalagi dikuatkan dengan gemuruh yang muncul dari salah satu lubang.

Mendapat laporan itu, selanjutnya personel TNI/Polri mendatangi lokasi. Disana terlihat semburan gas muncul pada lima titik lubang pada pinggiran sungai yang berbentuk hamparan tanah menyerupai pantai.

“Ada lima lubang menurut laporan yang kita terima mengeluarkan gelembung air yang menyerupai gas,” kata Camat Pante Bidari Muhammad Nasir menjawab Waspada, Rabu (7/2) malam.

Setelah pihak keamanan memeriksa, ternyata warga telah memasang bambu sebagai pipa pembuangan untuk melihat kadar kandungan gaa secara tradisional. “Ketika dibakar diujung bambu itu muncul api, sehingga kesimpulan warga saat itu gelembung tersebut benar-benar semburan gas,” ujar M Nasir.

Di titik lain juga mengeluarkan semburan yang sama, bahkan berbentuk gelembung-gelembung seperti mengeluarkan hawa gas. “Tapi semburan gas ini tidak berwarna dan juga tidak berbau seperti aroma gas biasanya,” tambah Nasir.

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto melalui Kapolsek Pante Bidari Ipda Arianto membenarkan adanya temuan semburan diduga gas, tapi pihaknya belum dapat memastikan sebelum adanya kesimpulan dari instansi terkait.

“Tapi demi menjaga keamanan kita telah memasang garis polisi. Begitu juga agar tidak terganggu kesehatan masyarakat tidak perlu mendekat ke lokasi, lebih-lebih melakukan tindakan yang dapat membahayakan seperti menyuling secara tradisional,” kata Arianto.(b24/J)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here