Polisi Tangkap Tiga Napi Narkoba Tipu Pria Hidung Belang Jajakan Seks Kelas Atas

0
61

JAKARTA (Waspada): Tiga narapidana narkoba yang tengah menjalani hukuman bersama komplotannya melakukan aksi tipu denan modus layanan seks kelas atas hingga meraup keuntungan mencapai Rp50 juta perminggu dari pria hidung belang.

Para pria yang tertipu itu melakukan komplain ke salah satu diskotik di kawasan Jakarta Barat, karena tempat hiburan malam itu merasa tidak punya anggota dan melakukan layanan seperti modus yang dilakukann ketiga napi tersebut melapor ke polisi.

Tiga narapidana narkoba itu adalah, MBS (28), NF (29), seorang wanita TH (30), dan seorng pria pengangguran AK (31), berhasil diciduk Polres Metro Jakarta Barat dari penelusuran nomor rekening yang menjadi transaksi antara korban dengan pelaku.

“Modusnya, para pelaku membuat instagram palsu dengan foto wanita cantik dan berpura-pura sebagai pelacur kelas atas. Banyak pria yang tergiur hingga berani menyetor uang uang Rp1,5 juta dari Rp3 juta sekali kencan,” kata Kasat Reskrim Polres Metro (Polrestro) Jakarta Barat, AKBP Edy Suranta di Jakarta, Kamis (8/2) petang.

Dikatakannya, setelah melakukan transaksi dan perkenalan korbn yang mentransfer uang muka itu menunggu disalahsatu hotel, namun wanita yang dijanjikan itu tak kunjungan datang.

Akibatnya, sejumlah pria yang sudah mentransfer itu komplain ke manajemen diskotik tersebut. “Dari laporna manajemen polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus napi MBS dan NK yang merupakan otak dari modus ini. Keduanya berpura pura sebagai wanita, menawarkan jasa hubungan seks dengan korbannya,” katanya.

Dari pengembangan kedua napi yang ditangkap itu, polisi kembali meringkus pelaku TH yang juga narapi.

“Berbeda peran MBS dan NK, TH berpern mengincar para wanita berpura-pura sebagai lelaki sebelum memperdaya korbannya,” ujarnya.

Dari pengakuan pelaku, mereka telah menjlankan aksinya selama enam bulan terakhir, sedangkan TH baru bergabung dua bulan terakhir ini. (j02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here