Tourism Malaysia Launching Paket Wisata 2018 Targetkan 36 Juta Turis Tahun 2020

0
Acara paket itu diresmikan Direktur Tourism Malaysia Medan Azhari Haron bersama Konsul Jenderal Malaysia Medan Amizal Fadzlui bin Rajali di Hotel Grand Aston Jalan Balai Kota Medan Kamis (8/2) sore bersama travel agent. Waspada/Muhammad Faisal
Acara paket itu diresmikan Direktur Tourism Malaysia Medan Azhari Haron bersama Konsul Jenderal Malaysia Medan Amizal Fadzlui bin Rajali di Hotel Grand Aston Jalan Balai Kota Medan Kamis (8/2) sore bersama travel agent. Waspada/Muhammad Faisal

MEDAN (Waspada): Mengawali kampanye “Visit Malaysia Year 2020” (VMY 2020), Tourism Malaysia bersama Consortium Agent di Medan menggelar paket wisata menarilk bertema “Malaysia Special Package 2018”.

Acara paket itu diresmikan Direktur Tourism Malaysia Medan Azhari Haron bersama Konsul Jenderal Malaysia Medan Amizal Fadzlui bin Rajali di Hotel Grand Aston Jalan Balai Kota Medan Kamis (8/2) sore.

Consortium Agent di Medan terdiri dari Raya Utama, Eva Prima, Angkasa, Jastra Wisata dan Jess & Co Tour dan Travel.

Direktur Tourism Malaysia Medan Azhari Haron mengatakan paket wisata tersebut sudah mulai ditawarkan kepada publik hingga akhir Mei 2018 dengan periode terbang Desember 2018 terdiri dari 4D3N KL-Sunway Lagoon, 3D2N Johor Bahru-Legoland, 4D3N KL-Melaka, 4D3N Penang-Langkawi dan 4D3N KL-Ipoh dengan harga mulai 3 juta hingga 5 jutaan rupiah.

Harga ini sudah termasuk tiket pesawat pulang pergi, transportasi, penginapan, makan dan tiket masuk ke Theme Park.

Pembeli juga berkesempatan mendapatkan souvenir cantik dan hadiah luck draw berupa dua unit sepeda, beberapa travelling bag dan banyak lagi. “Promosi ini juga tidak terlepas dari dukungan Malaysia Airlines, Sriwijaya Air dan Lion Air Group,” kata Haron.

Dengan total seat capasity sebanyak 29.130 per minggu dari seluruh Sumatera ke Malaysia (Penang, Kuala Lumpur dan Melaka) ditambah seat Ferry sebanyak 32.684 per mingguy, Tourism Malaysia optimis dan yakin Malaysia menjadi tujuan utama wisata masyarakat Sumatera khususnya dari Kota Medan.

“Medan merupakan market paling besar di Sumatera,” tegas Haron.

Tercatat, katanya, 70 persen dari total seat capacity tersebut berasal dari Medan yaitu sebanyak 20.823 seat capacity per minggu atau sekira 83.000 seat per bulan dari Air Asia, Malaysia Airlines, Sriwijaya Air, Malindo, Lion dan Batik Air ke Kuala Lumpur dan Penang.

Haron menambahkan tingkat kunjungan mancanegara ke Malaysia tahun 2017, data yang diterima dari bagian Strategic Planning Tourism Malaysia, Januari hingga September 2017 pendapatan dari sektor pariwisata meningkat sebesar 1,6 persen yaitu sebanyak 61,5 triliun ringgit dibanding tahun 2016. Meskipun jumlah kunjungan mancanegara ke Malaysia mengalami sedikit penurunan sekira 1,5 persen di angka 19.435.935 turis untuk tempo Januari hingga September 2017.

Indonesia sendiri, katanya, berada di urutan kedua setelah Singapura dengan total kunjungan sebanyak 2.073.703 turis dari total expenditure berada di urutan ketiga setelah China sebanyak 5,93 triliun ringgit.

Dalam kesempatan itu, Tourism Malaysia Medan memperkenalkan logo Tahun Melawat 2020 yang juga dikenal dengan nama “Visit Malaysia Year 2020” (VMY 2020).

Azhari menambahkan tahun 2018 adalah tahun kerja keras untuk mencapai target yang diinginkan. Dengan berkaca pada tahun-tahun sebelumnya Tourism Malaysia akan melakukan usaha-usaha terbaiknya untuk meningkatkan jumlah kunjungan dan total pendapatan dari sektor pariwisata. “Apalagi pemerintah menargetkan 36 juta turis dengan mendapatkan 168 triliun ringgit (42,6 triliun dolar AS) tahun 2020. “Oleh karena itu masih banyak yang perlu Tourism Malaysia benahi dan lakukan untuk mensukseskan Visit Malaysia Year 2020,” kata Haron. (Rel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here