MUI: Atur Khutbah Bukan Ranah Bawaslu

0
238

JAKARTA (Waspada): Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengatakan menyusun pedoman khutbah untuk para khatib, dai dan penyiar agama bukan ranah Bawaslu

“Saya kira terlalu jauh Bawaslu memasuki ranah tugas yang bukan wilayahnya. Jadi hal ini menurut saya harus diklarifikasi terlebih dahulu biar tidak terjadi kesalahpahaman di masyarakat,” kata Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu(11/2), terkait keinginan Bawaslu tentang rencana penyusunan materai khutbah untuk para khatib, dai dan penyiar agama.

Begitupun MUI siap bekerjasama dengan Bawaslu demi mewujudkan Pemilu yang berkualitas, aman, damai, bersih,jujur dan bermartabat. Namun demikian MUI terlebih dahulu meminta penjelasan dari Bawaslu terkait dengan rencana tersebut.

Apakah yang dimaksud itu menyusun materi khutbah atau membuat pedoman khutbah.“Jika yang dimaksud adalah menyusun materi khotbah tentang dua isu tersebut untuk menyosialisasikan Pilkada agar terbebas dari politik uang dan politisasi SARA,  maka MUI sangat mendukung ,” kata Zainut.

Ditambahkannya, MUI justeru meminta kepada Bawaslu agar membuat panduan tentang batasan-batasan pengertian dan ruang lingkup dari politisasi SARA dan politik uang.

Tujuannya agar para khatib, dai dan penyiar agama mengetahui batasan dan rambu-rambunya.“Jangan sampai ada perbedaan persepsi dalam memahami hal ini, karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kesalah-pahaman di masyarakat,” pungkas Zainut.

Bawaslu tengah menyusun aturan soal materi khotbah untuk menghindari ceramah yang menjurus ke ranah politik ataupun SARA. Aturan tersebut dibuat agar menjadi referensi tokoh agama dalam menyampaikan semangat pencegahan pelanggaran pemilu.

“Bukan sesuatu yang diwajibkan, tetapi menjadi referensi untuk mengajak tokoh agama menyampaikan semangat pencegahan pelanggaran dalam pemilu. Ini bagian dari sosialisasi, bukan kita mau ngawasi khotbah,” kata anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (9/2). (dianw/B)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here