BNN Tangkap Tiga Tersangka Dan 20 Kg Sabu

0
139
Kepala BNN gelar jumpa pers terkait penangkapan 20 kilo sabu di Aceh, Pada Senin (12/2). Waspada/Dani Randi

BANDA ACEH (Waspada) : Kerjasama BNN Pusat dan BNNP Aceh dibantu Polisi Diraja Malaysia Jabatan Siasatan Jenayah Narkotik (JSJN) dan Polda Aceh berhasil mengungkap penyelundupan sabu seberat 20 Kg dan menangkap tiga tersangka yang merupakan jaringan internasional.

Kepala BNNP Aceh Brigjen Pol Faisal M Abdul Naser kepada wartawan mengatakan, penangkapan berawal dariinformasi dari JSJN-PDRM Malaysia, akan ada penyelundupan narkotika yang dilakukan jaringan internasional Aceh-Penang melalui jalur laut.

Setelah mendapat informasi tersebut, BNN langsung melakukan penyelidikan dan ternyata upaya penyelundupan sabu itu melibatkan salah seorang DPO inisial Il alias Dek Bat yang pernah terlibat penyelundupan sabu 40 kg yang sebelumnya berhasil diungkap BNN pada 10 Januari lalu.

Ketiga tersangka yang berhasil ditangkap di antaranya, Ei, warga Kuala Keureuto, Aceh Utara, Il alias Dek Bat warga Aceh Timur serta SSK yang warga Matang Gelumpang Dua, Bireuen.

Brigjen Pol Faisal menjelaskan, dari tangan para tersangka ini, petugas menemukan sejumlah barang bukti diantaranya berupa 20 bungkus sabu seberat 20 kilogram. Selain itu, diamankan juga satu unit mobil Toyota Avanza berwarna silver BL 705 FA, empat telepon selular berbagai jenis, tiga KTP dan barang bukti lainnya.

“Sebanyak 20 kilogram sabu ini diselundupkan melalui jalur laut menggunakan perahu motor, dari Penang Malaysia ke wilayah perairan Aceh Utara. Sabu ini ditemukan dari tangan Ei yang ditangkap pada 10 Februari lalu yang disembunyikan di pekarangan rumahnya.

Rencananya barang haram itu akan diedarkan di Aceh danluar Aceh,” ujar Kepala BNNP Aceh saat konferensi pers di Kantor BNNP Aceh, Senin (12/2) didampingi Direktur Dit Resnarkoba Polda Aceh, Kombes Pol Agus Sarjito dan Illiza Sa’aduddin Djamal sebagai utusan Pemerintah Aceh.

Saat dilakukan pengembangan atas tersangka Ei, tim gabungan juga menangkap Il alias Dek Bat yang masuk dalam DPO serta SSK di kawasan Peukan Bada, Aceh Besar. Tersangka SSK diduga terlibat karena melindungi Il alias Dek Bat selama menjadi buronan BNN.

“Saat ini tim masih melakukan pengembangan lebih lanjut dan mengejar para tersangka lainnya yang diduga terlibat kasus penyelundupan narkotika jaringan internasional ini,”kata Brigjen Pol Faisal.

Ia menambahkan, kedua tersangka ini dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1, Pasal 132 ayat 1, Pasal 113  ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 serta Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1 UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.

“Sementara SSK dijerat pasal yang berbeda nantinya. Untuk penyidikan Pada kesempatan itu, turut hadir perwakilan BNNP Pusat, BNNK jajaran BNNP Aceh, serta Illiza Saaduddin Djamal yang mewakili Pemerintah Aceh dan Kasat Reskrim, AKPM Taufiq yang mewakili Polresta Banda Aceh. (cb01/cdr/J)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here