Gubernur Aceh Larang Perayaan Valentine

0
400
Ilustrasi

BANDA ACEH (Waspada): Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menegaskan dirinya melarang perayaan Valentine Day di Aceh.

Hal itu disampaikan Irwandi Yusuf di Jakarta usai bertemu dengan Wakil Presiden Yusuf Kalla, Selasa (13/2). Menurut Irwandi, perayaan Valentine Day tidak sesuai dengan budaya Aceh dan bertentangan dengan Syariat Islam yang sedang digalakkan di Aceh. “Valentine Day budaya yang tidak sesuai dengan Aceh dan Syariat Islam,” tegasnya.

Terkait beredarnya berita seakan-akan beliau membolehkan perayaan Valentine Day di depan wartawan di depan Istana Wakil Presiden, Irwandi menjelaskan dirinya tidak bermaksud seperti yang diberitakan tersebut.

Menurut Irwandi, saat itu dia sedang menjawab beberapa pertanyaan termasuk soal investasi, agenda bertemu Wapres, pelarangan waria, larangan perayaan tahun baru dan lain-lain. “Saya berpikir pertanyaan tersebut bukan soal Valentine Day, karena ramainya wartawan, pertanyaan kurang jelas terdengar,” jelasnya.

Menurutnya kalau dia mengetahui pertanyaan saat itu tentang Valentine pasti jawabannya akan tegas melarang perayaan tersebut, sedangkan penjelasan dalam wawancara itu gubernur berbicara secara normatif saja.

Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman meminta warga kota tidak merayakan Valentine Day di Pendopo Wali Kota, kawasan Blang Padang, Banda Aceh, kemarin.

Menurut Aminullah, perayaan Valentine Day tidak diajarkan dalam Islam dan sebagai muslim tentunya haram hukumnya bila dirayakan dan juga tidak sesuai dengan budaya dan adat istiadat orang Aceh.(b01/b02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here