Nelayan Aceh Timur Tangkap Buaya Raksasa

0
1201
WARGA menyaksikan buaya muara yang ditangkap nelayan, di Desa Lhokseuntang, Kec. Julok, Aceh Timur, Selasa (13/2) siang. Waspada/Ist

SIMPANG ULIM, Aceh Timur (Waspada): Nelayan menangkap seekor buaya muara atau buaya bekatak (Crocodylus Poriosus) di kawasan muara Sungai Arakundo, kawasan Kuala Malihan Simpang Ulim, Kec. Simpang Ulim, Kabu. Aceh Timur, Selasa (13/2) dinihari.

Buaya dengan panjang 5 meter dan bobot ditaksir mencapai 1 ton ini ditangkap lima warga yang sedang mencari ikan. Proses penangkapan berlangsung dramatis dan menegangkan. Buaya pemakan manusia ini, sempat beberapa kali lepas, namun berhasil disergap lagi.

“Talinya sempat beberapa kali putus, lalu buaya itu balik menyerang kami. Alhamdulillah, kami tidak apa-apa dan sekira pukul 04.00, berhasil kami taklukkan,” kata Tgk Rusli, 37, pencari ikan asal Dusun Neubok Bunta, Desa Teupin Breuh, Kec. Simpang Ulim, yang ikut menangkap buaya tersebut kepada Waspada, Selasa (13/2) siang.

Rusli mengisahkan, saat menyusuri Sungai Arakundo dengan boat kecil bersama empat rekannya melihat seekor buaya besar naik ke bantaran sungai, di kawasan kuala Malihan Simpang Ulim, Senin (12/2) malam sekira pukul 22:00.

Tak lama berselang, Rusli dan kawan-kawan dibantu warga sekitar langsung mengepung buaya tersebut dengan peralatan tali dan lampu penerangan seadanya. Akhirnya, nelayan berhasil menangkap buaya tersebut sekira enam jam kemudian, lalu dibawa dengan boat ke Desa  Lhok Seuntang, Kec. Julok, Aceh Timur.

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto melalui Kapolsek  Simpang Ulim Iptu Dasril mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh untuk menyerahkan binatang buas tersebut. (b19)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here