Jembatan Titi II Sicanang Terbengkalai

0
61
Kendaraan melintas di jembatan Titi II Sicanang, yang rusak sejak tahun 2017, dan sampai sekarang terbangkalai ( Waspada/Rustam Effendi/C )
Kendaraan melintas di jembatan Titi II Sicanang, yang rusak sejak tahun 2017, dan sampai sekarang terbangkalai ( Waspada/Rustam Effendi/C )

BELAWA (Waspada) : Pasca rubuh dan gagalnya dibangun kembali, kondisi jembatan Titi II Sicanang, Jl. Sicanang, Kel. Pulau Sicanang,Kec. Medan Belawan, kini terbengkalai.

Akibatnya, yang menghubungkan pemukiman penduduk menuju Kota Belawan menjadi terganggu.Tokoh Pemuda Belawan Alfian MY, Senin (12/2), mengatakan Pemko Medan dinilai tidak serius untuk membenahi insfrastruktur di Belawan.

Buktinya, pembangunan jembatan Sicanang, yang masuk program pelaksanaan pada tahun 2017, gagal terlaksana.“Ini membuktikan lambatnya Pemko Medan untuk meningkatkan pembangunan di Belawan. Untuk itu, tidak ada alasan bagi pemerintah memperlambat pembangunan jembatan itu,”kata Alfian.

Harapan pria yang juga menjabat Sekretaris Pemuda Pancasila (PP) Belawan ini, belum terlaksananya pembangunan jembatan yang telah diwacanakan pada tahun 2018, merugikan masyarakat untuk mengakses jembatan tersebut.

“Setiap hari, banyak anak sekolah, karyawan dan angkutan melintas di jembatan itu. Ini benar – benar mengganggu. Kita berharap pemerintah agar segera menyikapinya, sebut Alfian. Sementara itu, Camat Belawan Ahmad, sebelumnya menjelaskan pembangunan Jembatan Sicanang gagal dilaksanakan, mengingat adanya faktor alam.

Sehingga pembangunan akan dilaksanakan pada tahun 2018. ”Kita masih menunggu proses tender berlangsung. Yang jelas di tahun 2018 jembatan itu segera dibangun,”terang Ahmad.

Permohonan lelang

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Medan Khairul Syahnan, Selasa (13/2), mengatakan pihaknya akan kembali melanjutkan pembangunan Jembatan Titi IItersebut.

Saat ini  Dinas PU sedang mengajukan permohonan lelang proyek tersebut ke Bagian Perlengkapan dan Unit Layanan Pengadaan. Adapun anggaran yang disiapkan untuk melanjutkan pembangunan jembatan  tersebut dengan pagu Rp12 miliar.

Dari anggaran itu, sekaligus untuk pembangunan terhadap titi sementara (bailey). “Jadi sekarang ini kami sedang siapkan pemberkasan untuk permohonan lelangnya,” katanya.

Kata Syahnan, rekanan lama yang menangani pekerjaan tersebut sudah tidak diperpanjang Pemko kontraknya. Dan kini Pemko siap melelang pekerjaan tersebut kepada pihak yang lebih kompeten.

Panjang jembatan tersebut, disebut Syahnan,14 meter  x 26 meter. Namun diakuinya bakalada perubahan desain dalam rangka memperkuat konstruksi jembatan Titi II. “Pekerjaan itu sekaligus untuk perbaikan jembatan sementara yang sekarang. Itu satu bagian yang akan kita lelang nanti,” katanya.(h03/C/m50/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here