Kapolres Asahan Tidak Terbukti Tangkap Lepas Narkoba

0

MEDAN (Waspada): Terkait dugaan tangkap lepas bandar narkoba dan demo mahasiswa ke Polda Sumatera Utara Jl Medan Binjai Km 11,5, pihak Poldasu telah melakukan gelar perkara yang menghadirkan Kapolres Asahan Kobul Syahrin Ritonga. Dalam gelar perkara itu, tim tidak menemukan dugaan tangkap lepas yang dilakukan Kapolres dan jajaran.

“Sudah kita lakukan gelar perkara kemarin Jumat (9/2). Hasilnya tidak ada penyimpangan,” ucap Kasubbid Penmas Poldasu AKBP MP Nainggolan, Rabu (14/2). Ia menyampaikan dalam gelar perkara itu, tim melaksanakan delapan gelar yang diprasangkakan dugaan tangkap lepas. “Ada delapan, semuanya yang digelar, hasilnya tidak ditemukan dugaan tangkap lepas seperti yang disebutkan para pendemo kemarin,” kata dia.

Nainggolan menyebutkan, delapan perkara yang digelar itu bukan hanya kasus narkoba melainkan ada tindak pidana umum. “Saya tidak mengingat apa saja kedelapan kasus itu. Tapi intinya tidak semua narkoba,” ujarnya.

Jadi, sebut dia, setelah aksi demo masyarakat, Poldasu langsung bergerak cepat untuk menindaklanjuti. “Apapun laporan atau pengaduan, apalagi ada aksi demo kita langsung menindaklanjuti.”

Seperti diketahui, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kumpulan Anak Perantau Asahan (KAPAS) menggeruduk Mapolda Sumut untuk menyampaikan aspirasi terkait adanya kasus tangkap lepas terhadap bandar narkoba di wilayah hukum Polres Asahan.

Dalam orasinya, mahasiswa menyatakan, tindakan yang dilakukan Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga terhadap dugaan kasus tangkap lepas terhadap bandar narkoba sudah tidak bisa ditolerir lagi, dan berlawanan dengan program Kapolri serta Kapolda Sumut dalam menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba. (czal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here