Seluruh Wilayah Aceh Terpapar Debu Sinabung

0
PEMBAGIAN masker kepada warga Tamiang Hulu akibat hujan debu vulkanik yang dibawa angin dari erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2). Waspada/Ist
PEMBAGIAN masker kepada warga Tamiang Hulu akibat hujan debu vulkanik yang dibawa angin dari erupsi Gunung Sinabung, Senin (19/2). Waspada/Ist

BANDA ACEH ( Waspada) : Kepala Seksi Data dan Informasi, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Aceh, Zakaria, mengatakan,dari 23 kabupaten dan kota di Aceh, hamper seluruhnya terdampak erupsi Sinabung, berupa paparan debu vulkanik.

Kepada Waspada, Selasa (20/2), Ia menjelaskan, hanya 2 kabupaten yang tidak terdampak debu vulkanik, yakni Aceh Jaya dan Aceh Barat. Sementara wilayah lainnya terpapar dengan tingkat dan katagori beragam, dari rendah, hingga sedang.

Sejak tadi malam, Senin (19/2), sebutnya, hingga pukul 21.00 WIB, kiriman debu vulkanik akibat erupsi Sinabung, dengan cepat mencapai kota Lhokseumawe, dan saat pagi, dampak paparannya berkurang. Pun begitu, tambahnya, di Kota Banda Aceh, pukul 09.00 WIB, Selasa (20/2), dampak debu sempat mencapai wilayah ini, namun hanya sesaat saja.

Kini, lanjutnya, erupsi Sinabung dapat dikatakan sudah selesai, hal ini ditandai aktivitasseismik di sana telah habis. Namun, Ia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada, dan tepat menggunakan helm pelindung dan masker saat berpergian ke luar rumah.

Lain pihak Pemerintah Aceh mengimbau masyarakat agar mewaspadai abu vulkanik dari letusan Gunung Sinabung di Sumatera Utara yang dapaknya telah sampai ke sejumlah wilayah di Aceh, dengan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama di wilayah-wilayah yang telah terdampak.

“Untuk sementara kita menghimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah dan apabila ke luar rumah diharapkan memakai masker,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Aceh, Hanif, Selasa (20/2).  Ia juga meminta supaya semua fasilitas kesehatan di kabupaten/kota supaya siap siaga selama 24 jam.

Sementara Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin, mengatakan, Pemerintah Aceh juga menghimbau seluruh pihak untuk memantau perkembangan terkini terkait penyebaran abu vulkanik gunung Sinabung.

“Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf meminta semua instansi terkait agar terus memantau perkembangan di lapangan, pemerintah kabupaten/kota juga diminta pro aktif memantau, melakukan langkah antisipasi, penanganan dan berkoordinasi dengan pihak terkait jika terjadi hal yang membahayakan warga,” jelas dia.

Di Aceh Tamiang

Dari Aceh Tamiang, Forum Penanggulangan Resiko Bencana (FPRB) setempat, Senin(19/2) menyebutkan dampak erupsi Gunung Sinabung terjadi di Kecamatan Tamiang Hulu,Tenggulun, Kejuruan Muda,Bandar Pusaka dan Kota Kualasimpang.

Sejak pukul 15:00 dan sekira pukul 18:00 hujan abu sudah mulai berkurang.Habbiby dari FPRB melaporkan, sebahagian warga yang ada di kawasan Hulu semula sempat panik karena tidak mengetahui erupsi yang terjadi di Gunung Sinabung dan lagi pula selama ini di Tamiang Hulu belum pernah terjadi hujan abu.

Habbiby menjelaskan, untuk menghindari timbulnya penyakit Infeksi Saluran Pernapasan (ISPA), Dinas Kesehatan Kab. Aceh Tamiang bekerjasama dengan pihak kecamatan menyerahkan masker untuk dibagi kepada warga melalui Datok Penghulu/kepala desa setiap kampung yang ada di Kecamatan Tamiang Hulu.

“Hujan debu yang tebal terjadi di Kecamatan  relatif tipis,” sebut Habbiby menambahkan pihaknya dengan pihak kecamatan terkait lainnya langsung membagikan masker untuk warga yang terkena dampak erupsi tersebut.

FPRB menghimbau kepada warga yang melintasi kawasan hujan debu di Aceh Tamiang agar ketika menggunakan sepedamotor menggunakan helm danmasker . “Begitu juga warga yang berjalan kaki supaya gunakan masker,”demikian himbauan dari FPRB Kabupaten Aceh Tamiang yang disampaikan kepada Waspada, Senin (19/2) sore.

Di Bireuen

Sementara sejumlah warga Bireuen mengatakan, abu mulai terasa di sana Senin (19/2) sekira pukul 21.30.“Awalnya kami tak tau kalauitu debu vulkanik karena sangat jelas terlihat jika kena sinar lampu kendaraan,” ucap M. Rizal warga Gampong Raya Dagang,Kecamatan Peusangan, Bireuen kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Amir Addani,M. Kes kepada Waspada, Selasa (20/2) mengatakan, untuk mengantisipasi hal itu dirinya telah memerintahkan para kepala Puskesmas untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat.

Instruksi yang disampaikan melalui pesan WA ini juga meminta para kepala Puskesmas di Bireuen membagikan masker kepada masyarakat jika persediaannya masih tersedia. “Kami juga mengimbau agar masyarakat yang keluar rumah hendaknya menggunakan masker guna menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Bireuen dr. Amir Addani.(cho/b04/b23/b17/I)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here