5 Juta Masyarakat Sumut Belum Jadi Peserta BPJS

0
Deputi Direksi BPJS Kesehatan Willayah Sumut-Aceh dr Budi Mohamad  Arief MM AAAK secara simbolis menyerahkan kartu peserta BPJS Kesehatan kepada salah seorang mahasiswa UNPRI. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Deputi Direksi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Willayah Sumut-Aceh dr Budi Mohamad Arief MM AAAK mengatakan, masih ada sekitar 5 juta masyarakat Sumatera Utara (Sumut) yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan kuliah umum di Universitas Prima Indonesia (UNPRI) Medan dengan tema ‘Pentingnya Jaminan Kesehatan Bagi Masyarakat’, di aula kampus UNPRI, Kamis (22/2).

Kuliah umum tersebut dihadiri Komisaris Utama PT Royal Prima Dr dr I Nyoman EL MKes AIMF, Komisaris Independen PT Royal Prima Dr Heriyanti SH MKn, Direktur PT Royal Prima Dr Tommy Leonard SH MKn, Direktur Utama RSU Royal Prima dr Suhartina Darmadi MKM, Rektor UNPRI Dr Crismis Novalinda Ginting SSit MKes,  Wakil Rektor I UNPRI Seno Aji SPd M Eng Prac, Wakil Rektor II UNPRI Dr Ermi Girsang SKM MKes, Wakil Rektor IV dr Ali Nafiah Nasution MKT dan para dekan/wakil dekan dijajaran UNPRI serta para mahasiswa UNPRI Medan.

“Masih ada sekitar 5 juta masyarakat Sumatera Utara (Sumut) yang belum menjadi peserta BPJS Kesehatan. Untuk itu, BPJS Kesehatan terus melakukan kerjasama terkait dengan sinergi perluasan kepesertaan dan peningkatan kepatuhan dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” tegasnya.

Disebutkan, BPJS Kesehatan sangat penting untuk masyarakat sehingga seluruh penduduk di Indonesia wajib terdaftar sebagai peserta BPJS. Program ini dibuat berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 sebagai jaminan kesehatan untuk membantu masyarakat.

Budi Mohamad Arief berharap agar mahasiswa UNPRI dapat memberikan sosialisasi  kepada masyarakat, sehingga bersedia menjadi peserta BPJS Kesehatan. Begitu juga dengan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) UNPRI semester akhir agar dibekali dengan ilmu JKN, sehingga pada saat terjun ke masyarakat, dapat mengimplementasikan dengan benar.

Usai memberikan kuliah umum, Mohamad Arief menyempatkan diri meninjau Rumah Sakit Umum (RSU) Royal Prima yang berada di Jalan Ayahanda Medan, seperti melihat ruangan kemoterapi, poli dan ruang ICU RS Royal Prima yang baru diresmikan. Mohamad Arief, menyatakan senang dan memuji sarana serta prasarana  yang disiapkan oleh RSU Royal Prima Medan untuk pasien BPJS Kesehatan.

Pada kesempatan itu juga, dilakukan penyerahkan SK pengangkatan Deputi Direksi BPJS Kesehatan Willayah Sumut-Aceh dr Budi Mohamad  Arief MM AAAK sebagai dosen kehormatan di UNPRI. Kemudian, juga dilakukan penyerahan kartu BPJS secara simbolis kepada mahasiswa UNPRI yang mendaftar sebagai peserta BPJS secara mandiri.

Dukung JKN

Rektor UNPRI Dr Crismis Novalinda Ginting SSit MKes mengatakan, UNPRI sangat mendukung program pemerintah tentang Jaminan Kesehatan Nasional. Untuk itu, kata Crismis, UNPRI menyediakan counter khusus yang melayani mahasiswa yang ingin menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Begitu juga dengan RSU Royal Prima Medan sebagai RS Pendidikan Utama bagi FK UNPRI mendukung program pemerintah tersebut, dengan menyediakan sarana dan prasarana yang lengkap dan dapat memberikan kenyamanan bagi para peserta BPJS yang mendapatkan pelayanan kesehatan di RSU Royal Prima.”

Sementara itu Komisaris Utama (Komut) PT Royal Prima Dr dr I Nyoman EL MKes AIFM, Minggu (23/2) mengatakan, pihaknya berkomitmen terus mendukung program Pemerintah Indonesia dalam mencapai JKN.

Untuk itu, pihaknya dalam hal ini RSU Royal Prima, tetap selalu memberikan pelayanan yang terbaik dan memberikan kenyamanan kepada pasien peserta BPJS Kesehatan yang mendapatkan pelayanan di RSU Royal Prima.

“RSU Royal Prima selalu mengutamakan pelayanan dan kenyamanan pasien, dengan sarana dan prasarana yang ada,” tegas dr Nyoman. (m41)

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here