DPRD Minta Pembangunan Kios Pasar Marelan Stanvas

0
Suasana RDP Komisi C DPRD Medan membahas Pasar Marelan
Suasana RDP Komisi C DPRD Medan membahas Pasar Marelan

MEDAN (Waspada): Komisi C DPRD Medan meminta PD. Pasar menstanvaskan (dihentikan sementara) pembangunan kios di Pasar Marelan. Karena Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Marelan (P3TM) tidak memiliki kompetensi untuk membangun kios-kios di pasar itu.

Permintaan untuk menghentikan pembangunan kios, merupakan salah satu rekomendasi yang dibacakan Ketua Komisi C DPRD Medan Hendra DS, pada pelaksanaan Rapat Dengar Pendapat (RDP), Senin (5/3).

Pada RDP yang membahas kisruh rencana pemindahan pedagang ke Pasar Marelan, hari itu Komisi C mengaku kecewa terhadap pihak P3TM, karena sudah dua kali mereka tidak menghadiri undangan dewan. Menurut Hendra DS, P3TM tidak memiliki iktikad baik untuk menyatukan pedagang di Pasar Marelan.

Rapat hari itu dihadiri sejumlah perwakilan kelompok pedagang yang selama ini berjualan di sekitar Pasar Marelan. Juga hadir Dirut PD.Pasar Rusdi Sinuraya dan sejumlah staf, serta Badan Pengawas Perusahaan Daerah (Bawas PD). Sementara Komisi C hanya dihadiri Ketua Komisi Hendra DS dan Wakil Ketua Mulia Asri Rambe (Bayek).

Komisi C menilai, P3TM tidak memiliki kompetensi untuk membangun fasilitas tempat berjualan. Karena P3TM hanyalah merupakan wadah berhimpun bagi pedagang Pasar Marelan. “P3TM bukan kontraktor yang berkompeten untuk melaksanakan proyek,” kata Hendra.

Rekomendasi lainnya yang dihasilkan pada RPD hari itu adalah Komisi C juga meminta untuk dilakukan pengundian ulang terhadap lapak dan kios pedagang. Dasarnya karena Komisi C menilai penyerahan Pasar Marelan dari statusnya aset Pemko Medan ke PD. Pasar, baru dilakukan pada hari Sabtu pekan lalu.

“Artinya kami menilai bahwa pengundian kios yang dilakukan selama ini ilegal. Karena penyerahan Pasar Marelan ke PD. Pasar baru dilakukan Sabtu kemarin,” kata Hendra DS.

Selanjutnya, Komisi C meminta PD.Pasar dan Bawas PD menjamin agar seluruh pedagang yang selama ini berjualan di sejumlah pasar di sekitar Pasar Marelan, seluruhnya dapat tertampung. Karena di dalam rapat, sejumlah perwakilan pedagang mengaku banyak diantara mereka yang belum terdata sebagai pedagang Pasar Marelan.

Sedangkan rekomendasi terakhir yang dihasilkan pada RDP hari itu, Komisi C meminta Bawas PD untuk meminta keterangan kepada PD.Pasar tentang adanya pembangunan, selain yang telah dibangun oleh PKP2R Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R).

Karena, menurut Hendra, di lapangan ditemukan adanya indikasi akan dilakukan pembangunan lanjutan bangunan Pasar Marelan. “Artinya, Badan Pengawas harus meminta keterangan tentang adanya bangunan tambahan tersebut,” katanya. (m12)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here