Anak Bunuh Ibu Kandung Usai Shalat Subuh

0
11372
NURDIN (2 kiri) anak yang diduga membunuh ibu kandungnya diamankan polisi di Dusun Suka Ramai, Desa Baroh Bugeng, Kec. Nurussalam, Kab. Aceh Timur, Selasa (6/3). Waspada/M. Ishak

IDI (Waspada): Seorang anak tega membunuh ibu kandungnya sendiri. Peristiwa pembunuhan yang diawali penganiayaan itu terjadi di Dusun Suka Ramai, Desa Baroh Bugeng, Kec. Nurussalam, Kab. Aceh Timur, Selasa (6/3) sekira pukul 06:30.

Korban bernama Ramani Binti M. Ali, 73, warga Dusun Suka Ramai, Desa Baroh Bugeng, Kec. Nurussalam, Aceh Timur. Pelaku Nurdin Bin Abdullah, 45, asal Desa Sematang Aron, Kec. Nurussalam, Aceh Timur.

Kejadian berawal ketika Nurdin melempar bantal ke muka cucu Ramani, Badrul Nafis, sekira pukul 05:30. Lalu Nurdin menekan bantal ke wajah Badrul Nafis seperti hendak membunuh. Ramani mencoba membantu cucunya agar tidak dianiaya pelaku.

Setelah dilerai, Ramani menunaikan ibadah shalat Subuh sekira pukul 05:45. Tiba-tiba Nurdin mengamuk dan melompat-lompat seraya mengeluarkan bahasa-bahasa kotor terhadap ibunya. Merasa takut, Ramani selesai shalat ke luar rumah dengan tujuan mencari pertolongan tetangga.

Melihat Ramani melarikan diri, lalu Nurdin mengambil sebilah kayu balok berukuran 2X50 centimeter mengejar ibunya. Sesampai di depan rumah Hanafiah, Nurdin mengayunkan kayu balok ke kepala ibunya hingga tersungkur.

Setelah melihat darah keluar dari telinga ibunya, Nurdin-pun duduk di samping ibunya sambil mengucap kalimat takbir. Tak lama, Hanafiah keluar rumah dan tersentak melihat Nurdin duduk di samping ibunya yang tersungkur dengan kondisi bersimbah darah.

Kemudian Hanafiah melaporkan kejadian itu ke aparatur desa dan diteruskan ke pihak kepolisian. “Setelah kita terima laporan, kita meluncur ke lokasi mengamankan pelaku bersama barang bukti kayu yang digunakan pelaku membunuh korban,” kata Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto SIk, MHum, melalui Kapolsek Nurussalam, Iptu Soegiono.

Tidak lama di Polsek, pelaku diserahkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Timur, guna proses lebih lanjut. “Korban sudah diserahkan ke pihak keluarga untuk difardhukifayahkan dan pelaku sudah juga diamankan,” ujar Iptu Soegiono.

Pernah Dirawat Di RSJ

Kapolres Aceh Timur, AKBP Rudi Purwiyanto SIk, MHum, secara terpisah menuturkan, hasil pemeriksaan awal pelaku penderita gangguan kejiwaan, bahkan pelaku pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh. “Pelaku kerap mengamuk dan puncaknya pelaku marah saat ibunya melarang pelaku menganiayanya cucu korban,” ujar Rudi. (b24)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here