Skema Pensiun ASN Beralih Ke Fully Funded ASN Ditengarai Lebih Sejahtera

0
363

JAKARTA (Waspada): Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menjawab polemik seputar sistem pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN). Ke depan, pola pendanaan pensiun akan berubah dari skema pay as you go ke fully funded.

Dalam skema fully funded, ASN akan mendapatkan kesejahteraan yang lebih baik. Di sisi yang lain keuangan negara juga tidak terbebani.

“Melalui skema pendanaan fully funded, ASN sebagai pekerja dan pemerintah sebagai pemberi kerja sama-sama mengiur,”ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik, Herman Suryatman (foto), di Jakarta, Sabtu (10/3).

Adapun skema pendanaan sebelumnya (pay as you go), lanjut Herman,  yang mengiur adalah ASN, sedangkan pemerintah memberikan subsidi pada saat ASN pensiun.

Terkait rencana penerapan skema fully funded tersebut, besaran iurannya masih dalam pembahasan. Masih dilakukan penghitungan bersama Kementerian Keuangan.

“Jadi angka 10 persen sampai 15 persen itu baru angka simulasi untuk besaran iuran ASN dan pemerintah. Bukan pemotongan,” ungkap Herman.

Herman menegaskan bahwa dengan diberlakukannya UU ASN, maka manajemen dan kebijakan ASN, termasuk dalam pemberian pensiun berbasis sistem merit yakni penggajian berdasarkan kinerja.

 “Pemerintah akan mengkajinya secara seksama dalam koridor sistem merit. Apabila nanti datanya sudah valid, akan segera kami informasikan,” pungkasnya. (dianw/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here