30 Ribu Butir Ekstasi Dan 6 Kg Sabu Mengapung Di Sungai

0
336
Kapolres Asahan Kobul Syahrin Ritonga menyaksikan pemeriksaan yang dilakukan Kasat Narkoba AKP Wilson Siregar, dan Kapolsek Seikepayang saat membongkar fiber yang berisi enam bungkus besar yang diduga ekstasi, dan enam bungkus besar diduga SS. Waspada/Sapriadi

KISARAN (Waspada): Sebuah fiber (tempat ikan) berisi Narkoba diperkirakan 30 butir diduga ekstasi, dan 6 kilogram diduga sabu-sabu ditemukan warga mengapung di sungai, di pesisir pantai Teluk Nipah Seo Bedadu, Dusun III, Desa Asahan Mati, Kec Tanjungbalai, Kab Asahan, Minggu (11/3) sekitar pukul 16.30.

Informasi dihimpun Waspada, sejumlah warga semula menemukan fiber mengapung di pinggir sungai, dan sekitar 100 meter dari fiber itu ada perahu yang bertambat, karena mencurigakan, warga melapor ke polisi terdekat. Bersama warga Aiptu MJ. Doloksaribu, mengambil fiber itu, namun dua orang di perahu memarahinya dan personel mengejar penghuni perahu, namun sayang dua orang yang mencurigakan itu lolos dengan menceburkan diri ke sungai, dan menghilang.

Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Rionga didampingi Kasat Narkoba AKP Wilson Siregar, Kapolsek Seikepayang AKP Sunarto, dan Kasubag Humas AKP Patar Manurung, saat Press Conference di Mapolres Asahan, Senin (12/3), menuturkan saat pengejaran dua orang mencurigakan itu, personel sudah memberikan penembakan peringatan, namun karena jauhnya lokasi, dan kondisi alam tidak mendukung, dua orang itu menghilang, dan yang kita amankan satu buah perahu.

Kobul menjelaskan, saat dilakukan pemeriksaan, di dalam fiber itu berisi dua tas, dan saat dibuka ditemukan enam bungkus diduga ekstasi yang dibalut lakban hitam, dengan perincian tiga bungkus berwarna kuning, dan tiga bungkus berwarna biru. Begitu juga enam bungkus diduga SS, dengan perincian satu bungkus dibalut koran, satu bungkus di dalam kotak susu, dan empat bungkus dibalut plastik warna kuning yang bertuliskan bahasa cina.

“Perkiraan awal, enam bungkus yang diduga ekstasi itu berjumlah berkisar 30 ribu butir, sedangkan enam bungkus diduga SS diperkirakan beratnya mencapai enam kilogram. Namun demikian, untuk memastikan jumlah itu, akan dihitung dan ditimbang sesuai dengan prosedur dan hasil laboratorium,” jelas Kobul.

Kobul mengatakan, pengamanan barang yang diduga Narkoba ini, adalah peran serta masyarakat, dengan memberikan laporan, sehingga barang haram itu tidak lolos.

“Kita berterima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memerangi Narkoba. Polres Asahan akan terus mendalami kasus ini, dengan mencari informasi terkait dua orang yang mencurigakan itu,” jelas Kobul. (a15)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here