148 Koperasi Di Abdya ‘Mati Suri’

0

BLANGPIDIE (Waspada) : Sekira 148 koperasi yang ada di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) dilaporkan dalam keadaan ‘mati suri’.Sudah bertahun-tahun koperasi dimaksud tidak aktif.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan(Diskop UKM Perindag) Abdya Jamaluddin, S.Pd ditemui diruang kerjanya, Senin (12/3) membenarkan ada seratusan lebih koperasi di Abdya tidak aktif.  “Ya benar, banyak sekali koperasi yang tidak aktif saat ini, tugas kita untuk mengaktifkan kembali,” katanya.

Berdasarkan data di dinas yang dipimpinnya, Jamaluddin mengatakan, total secara keseluruhan koperasi di Abdya sebanyak 194. Koperasi yang masih aktif hanya 18, ditandai adanya Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Kemudian ada 28 koperasi dalam kondisi aktif, namun belum melakukan RAT. Selebihnya sebanyak 148 koperasi diketahui dalam kondisi non aktif. Sejumlah penyebab tidak aktifnya seratusan lebih koperasi itu, diantaranya salah tujuan.

Dimana tujuan pembentukan koperasi hanya untuk kepentingan bantuan.Setelah bantuan diperoleh melalui koperasi, secara perlahan kondisi koperasi semakin parah dan tidak ada kegiatan rutin yang dilakukan pengurus.

Didampingi Kabid Koperasi Muammar Asmady, Ia menambahkan, selama ini tidak ada upaya serius dari pengurus koperasi untuk menghidupkan kembali koperasi dengan memanfaatkan simpanan anggota dan membuat RAT.

“Kondisi seperti ini tidak hanya di Abdya saja. Sewaktu bantuan diperoleh, koperasi tumbuh. Namun saat bantuan tidak ada lagi, kegiatan koperasi pun terhenti,” kata dia.

Secara aturan, lanjutnya,semua koperasi yang berada di Abdya tercatat dan terdaftar pada online data sistem. Jika selama tiga tahun koperasi dimaksud tidak aktif dan tidak pernah melakukan RAT, secara otomatis akan dibubarkan atau terblokir.

Hal itu sesuai Undang-undang Koperasi No. 25 tahun 1992 tentang prinsip koperasi. Juga UU No. 10/2015 tentangkelembagaan, yang berbunyi;apabila koperasi tidak melakukan kegiatan dan rapat tahunan secara aktif selama tiga tahun berturut-turut, maka  akan dibubarkan.

Jamaluddin mengaku saat ini pihaknya terus mengupayakan agar koperasi yang tidak aktif akan diaktifkan kembali. Demikian juga yang masih aktif, akan diberikan pembinaan. Selain itu,tindakan evaluasi terhadap ragam jenis koperasi juga perlu dilakukan.(cza/I)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here