Bayar Rp100 Ribu, LGBT Ditangkap Dalam Kamar

0
Pelaku LGBT saat diamankan dalam ruang tahanan Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Selasa (13/3). Waspada/Dani Randi

BANDA ACEH (Waspada): Warga Emperom, Banda Aceh, menggerebek pasangan LGBT (waria) yang kedapatan dalam kamar di salon milik seorang waria. Diduga mereka ingin melakukan hal-hal melanggar syariat. Keduanya berinisial N dan M.

Kepala Bidang Penindakan Syariat Islam Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Banda Aceh, Evendi menyebutkan, kedua waria itu ditangkap warga, Senin (12/3) sekira pukul 19:00, kemudian diserahkan ke Satpol PP dan WH Banda Aceh.

“Pertama warga menangkap di salon milik N, lalu diserahkan ke Polsek Jaya Baru, kemudian kita bawa ke kantor (Satpol PP) untuk diperiksa,” kata Evendi, Selasa (13/3).

Kedua waria itu mengakui berduaan dalam kamar. Dari pengakuan mereka, M sebagai pria membayar N sebagai waria dengan harga Rp100 ribu. Salon milik N juga sering menyediakan kamar untuk berhubungan sesama jenis.

“Usaha salon milik N kerap digunakan untuk hal hal yang melanggar syariat Islam. Dalam kasus ini M membayar N Rp100 ribu, jadi yang laki-laki ini yang datang ke tempat waria itu,” sebutnya.

Untuk kasus ini, keduanya terancam dijerat dengan hukum jinayat pasal 26 ayat 1 tentang perbuatan khalwat dengan ancaman 100 kali cambuk. “Ini masih dugaan, belum kita simpulkan, masih dalam pemeriksaan,” katanya.

Salah seorang pelaku, mengakui mereka berduaan dalam kamar. Namun apakah mereka melakukan hubungan badan, dia tidak mau menjawab. “Iya kami ditangkap dalam kamar,” kata M singkat saat ditanya Waspada.(cdr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here