Galian C Liar Beroperasi

0
Eskavator memuat tanah timbun ke dalam truk di lokasi tangkahan Lingkungan Simaninggir, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang,Kab. Labusel, Senin (12/3). Waspada/Deni Daulay/B
Eskavator memuat tanah timbun ke dalam truk di lokasi tangkahan Lingkungan Simaninggir, Kel. Kotapinang, Kec. Kotapinang,Kab. Labusel, Senin (12/3). Waspada/Deni Daulay/B

KOTAPINANG (Waspada): Tangkahan penambangan tanah untuk penimbunan (galian tipe C) yang diduga tidak memiliki izin, bebas beroperasi di Lingkungan Simaninggir, Kel. Kotapinang,Kec. Kotapinang, Kab. Labusel.

Pengamatan wartawan, Senin (12/3), penambangan dilakukan dengan cara mengeruk material tanah liat menggunakan alat berat, berupa eskavator. Tanah kemudian diangkut menggunakan dump truk berkapasitas 8 ton dan 18 ton lalu diantar kepada pembeli di berbagai wilayah untuk keperluan penimbunan.

“Sudah hampir sebulan beroperasi. Tidak tahu apakah ada izin atau tidak. Kami merasa terganggu, karena tumpahan material tanah tersebut membuat badan jalan kotor dan berdebu,” kata Erwin, 30 salah seorang warga setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, tanah tersebut dijual kepada pembeli seharga Rp 300 ribu-Rp 700 ribu per truk, tergantung jauh dekatnya lokasi penimbunan. Setiap hari puluhan truk keluar-masuk tangkahan tersebut.

“Tangkahan itu tidak memiliki izin. Kami bersama Dinas PM-PPTSP dan Badan Pendapatan sudah melakukan kroscek ke lokasi. Kami juga sudah mengingatkan pemilik tangkahan agar mengurus izin, tapi belum juga datang,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Labusel Syarifuddin. (c18/B)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here