Pengajian Humairah Baksos Peduli Sinabung

0
192
Anggota Pengajian Humairah foto bersama usai baksos untuk pengungsi Sinabung, pekan lalu. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Kerinduan untuk selalu mengunjungi Tanah Suci Makkah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT merupakan kebutuhan kaum muslim yang tak mengenal batasan. Tak terkecuali mereka yang sudah pernah menunaikan ibadah haji sekalipun, konon pula yang tidak. Hal itulah yang mendorong lahirnya Pengajian Humairah yang digagas oleh sekelompok muslimah di Kota Medan baru-baru ini.

Humairah didirikan sebagai pengajian yang memberangkatkan anggota pengajiannya secara bergilir untuk melakukan ibadah umroh ke tanah suci. Rutinitas pengajiannya berlangsung pada hari kamis minggu pertama setiap bulannya. Diketuai oleh Hj Yulidar Bugis, SE, dengan Erliza Rizki Firdaus sebagai Sekretaris dan Yuni K Fulpie sebagai bendahara. Dalam pertemuan setiap bulannya, para anggota pengajian Humairah melakukan pembacaan surat yasin bersama-sama dan mendengarkan tausiah dari para ulama yang mengisi acara.

Dengan kegiatan tersebut, menurut H Yulidar, diharapkan mampu membawa pencerahan dan pendalaman ilmu agama bagi para muslimah anggota Pengajian Humairah. Sekaligus pula memotivasi dan memfasilitasi keinginan para anggota untuk melaksanakan ibadah umroh yang diidam-idamkan.

“Di era globalisasi dan modernisasi ini, kebutuhan terhadap ilmu agama menjadi hal yang tak bisa ditawar lagi. Selain untuk meningkatkan kualitas ibadah para muslimah, juga untuk membentengi diri dan keluarga dari berbagai dampak negatif era modern saat ini. Untuk itulah kami mengumpulkan dan mengajak para muslimah yang memiliki visi, niat dan keinginan yang sama, untuk bergabung dalam Pengajian Humairah,” kata Yulidar.

Baksos ke Sinabung

Mengawali pendiriannya, selain menggelar pengajian rutin, para muslimah yang tergabung dalam Pengajian Humairah juga melaksanakan kegiatan bakti sosial ke kawasan Sinabung, Jumat (9/3). Mereka menyerahkan secara langsung paket bantuan bagi para pengungsi erupsi Gunung Sinabung, berupa sembako, pakaian, buku iqra dan yasin serta beberapa barang kebutuhan khusus perempuan.

Bakti sosial tersebut diharapkan mampu membantu meringankan kesulitan dan keterbatasan yang tengah dihadapi kalangan pengungsi Sinabung.

“Bakti sosial yang kami lakukan merupakan salah satu wujud simpati dan kepedulian kami kepada saudara-saudara kita yang tengah didera kesulitan dan musibah. Semoga dengan bantuan tersebut mampu menumbuhkan dan menguatkan lagi semangat mereka dalam menjalani kehidupan ke depan,” tambah Yulidar.

Selain menyerahkan bantuan, anggota Pengajian Humairah juga menghibur para pengungsi dan menyempatkan diri untuk berdialog lebih dekat dengan mereka. (m08)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here