Aceh Wacanakan Penerapan Hukum Qisas

0
439

BANDA ACEH (Waspada): Saat ini Dinas Syariat Islam Aceh, sedang melakukan wacana penelitian terkait penerapan Hukum Qisas atau pemberian hukuman yang setimpal.

Sebelumnya, Dinas Syariat Islam juga akan meneliti tentang kesiapan dan dukungan dari masyarakat Aceh. Setelah itu, baru kemudian hasil penelitian itu akan disusun dan dibuat draft hukumnya.

Kepala Bidang Bina Hukum Syariat Islam dan HAM Dinas Syariat Islam Aceh, Syukri Bin Muhammad mengatakan, hal itu dilakukan melihat akhir-akhir ini banyak kasus pembunuhan yang terjadi di Aceh.

“Sebetulnya kalau benar-benar konsisten dengan hukum Syariat, maka tindak pembunuhan beberapa kali di awal tahun ini yang sudah terjadi, saya yakin akan hilang,” kata Syukri saat ditemui di ruangannya, Rabu (14/3).

Dia mencontohkan, seperti di Arab Saudi yang memberlakukan hukum secara ketat. Menurutnya, pemberlakuan hukum itu dalam setahun jumlah kasus menurun. Jadi, tidak ada lagi kasus pembunuhan bahkan minim.

Syukri berpendapat, hal itu disebabkan mereka tahu, bahwa dalam suatu kasus bila dihukum dengan hukuman yang sangat berat, mereka akan menyadari dan menahan diri melakukan kejahatan itu.

“Dalam Quran, hukum qisas itu ada jaminan kehidupan buat kalian wahai orang-orang yang berakal. Maksudnya, jaminan kehidupan bahwa dengan memberlakukan Hukum Syariat itu, akan terjamin nyawa-nyawa orang tidak akan melayang lagi,” sebutnya.

Hari ini, kata dia, pelaku pembunuhan hanya dihukum beberapa tahun penjara saja. Jadi pelaku berkeinginan kembali membunuh lagi. Tetapi kalau sudah diberlakukan Hukum Syariat, orang yang berniat membunuh akan menahan diri.

Syukri menjelaskan, orang yang menahan diri membunuh maka nyawa akan selamat, dan dia juga akan selamat. “Ini sebetulnya logika, janganlah kita ketika berbicara hukum qisas merasa alergi dan dalam pelaksanaannya pun tidak semerta-merta, ada prosesnya, seperti penyelidikan, dan kalau ada sedikit Syubhat yang terjadi dalam kasus pembunuhan itu bisa lari ke diyat,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya masih melakukan proses penelitian untuk mempelajari Hukum Qisas tersebut, agar dalam pelaksanaannya nanti tidak gegabah. (cdr/J)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here