Mayjen TNI Ibnu Widodo Dilantik Jadi Pangdam I/BB

0
Pangdam I/BB yang baru Mayjen TNI Ibnu Triwidodo (kanan) salam komando dengan Mayjen TNI Cucu Somantri (kiri) pada serah terima jabatan Pangdam, di Markas Kodam I/BB Jl. Gatot Subroto Medan, Jumat (23/3). Waspada/Rizky Rayanda

MEDAN (Waspada): Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Ibnu Triwidodo resmi menjabat Pangdam I/Bukit Barisan menggantikan Mayjen TNI Cucu Somantri yang menempati posisi baru sebagai Staff Khusus Kasad.

Didampingi Mayjen TNI Cucu Somantri, Pangdam I/BB Mayjen TNI Ibnu Triwidodo kepada wartawan usai upacara serahterima jabatan, di Lapangan Makodam I/BB Jl. Gatot Subroto Medan, Jumat (23/3) mengatakan, dalam proses pilkada yang kini tengah berlangsung maupun pileg dan pilpres nanti, bahwa posisi TNI adalah netral karena itu adalah amanat undang-undang.

Kata Ibnu, TNI tidak boleh lagi terjun dalam politik praktis, meskipun dalam pesta demokrasi ini ada purnawirawan TNI/Polri yang ikut menyalonkan diri sebagai peserta, itu sah-sah saja karena mereka sudah berstatus sipil.

Saat ditanyakan tentang keluarga prajurit dalam pesta demokrasi, maka sekali lagi Pangdam I/BB menyatakan, kalau keluarga prajurit adalah sipil dimana mereka punya hak untuk memilih dan dipilih. Hanya saja para prajurit tidak boleh mengarahkan karena itu bagian dari netralitas TNI, Polri maupun Aparatur Sipil Negara.

Ibnu menegaskan, peran TNI tentunya mendukung Polri dan pemerintah dalam mendukung kelancaran dan keamanan dalam selama proses dan tahapan pilkada berlangsung.

Selain itu, kata Ibnu, sebagaimana kita ketahui Kodam I/BB meliputi empat provinsi yakni Sumut, Sumbar, Riau, dan Kepulauan Riau dengan posisi geografis strategis memiliki kekayaan alam yang melimpah. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran seluruh komponen bangsa di wilayah untuk mengelola potensi tersebut sebagai keunggulan wilayah.

Selain potensi kekayaan alam yang melimpah, wilayah Kodam I/BB juga memiliki karakteristik geografis yang terdiri kepulauan dan perairan, serta berbatasan dengan negara tetangga tentunya sangat rentan terhadap berbagai permasalahn tindakan ilegal, seperti penyelundupan, narkoba, imigran gelap, dan perdagangan manusia.

“Agar potensi tersebut dapat dikelola dengan baik dan kerawanan yang dapat dieliminir dan diatasi, maka dibutuhkan stabilitas pertahanan dan keamanan yang kondusif. Kondisi ini akan tercapai manakala seluruh komponen bangsa di wilayah ini bahu membahu mendukung pembangunan,” tuturnya,

Dengan dipercaya  menjabat sebagai Pangdam I/BB, Mayjen TNI Ibnu Triwidodo menuturkan, penugasan ini merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa, sekaligus merupakan kepercayaan pimpinan TNI Angkatan Darat pada dirinya. (czal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here