Menteri LHK Dorong Penghutanan Sosial

0
120
Menteri LHK, Siti Nurbaya, berdialog dengan komunitas warga penyelamat hutan mangrove di Register 8/L Desa Lubuk Kertang, Kec. Brandan Barat. Waspada/Asrirrais
Menteri LHK, Siti Nurbaya, berdialog dengan komunitas warga penyelamat hutan mangrove di Register 8/L Desa Lubuk Kertang, Kec. Brandan Barat. Waspada/Asrirrais

P. BRANDAN (Waspada): Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya, kunjungi kawasan hutan mangrove Register 8/L untuk melihat perkembangan areal kerja Hutan Kemasyarakatan (HKM) di Desa Lubuk Kertang, Kec. Brandan Barat, Sabtu (14/4).

Kunjungan menteri LHK ini dihadiri Kadis Kehutanan Sumut, Halen Purba, Field Manager Pertamina EP Pangkalansusu, Sumadi Paryoto, Dandim 0203 Langkat, Wakapolres Langkat, Camat Babalan, Kades Lubuk Kertang, dan kalangan environmentalis.

Pada kesempatan awal, menteri mengunjungi usaha pertambakan udang yang dikelola Kelompok Tani Nelayan Lestari Mangrove (KTNLM) di kawasan HKM, seterusnya ke kawasan hutan mangrove yang dikelola menjadi ekowisata bahari.

Dalam kunjungannnya, Siti Nurbaya, berdialog dengan sejumlah pelaku konservasi di salah satu bangunan pondok yang terletak di dalam rerimbunan kawasan hutan bakau di pinggiran sungai Desa Lubuk Kertang. Meski hujan cukup lebat, dialog berlangsung hangat.

Hatlan Jamili, salah seorang warga pelaku konservasi mengatakan, awalnya, warga yang terlibat merehabilitasi kawasan hutan ini hanya segelintir orang, namun belakangan, nyaris seluruh warga dusun turut berpartisipasi.

Sementara, Amat Ali mengungkapkan, pada tahun 2006 ia menanam pohon bakau di lahan yang kritis dan aksi penanaman terus berlanjut hingga kini. Pria yang sudah berusia lanjut ini prinsip, kawasan hutan ini harus dilestarikan demi kepentingan generasi mendatang.

Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Langkat, Bustami mengatakan, potensi hutan mangrove di daerah ini cukup baik, karena itu, perlu terus di dorong untuk percepatan KPH. “KPH di daerah ini, salah satu program kerja Perhutanan Sosial yang pertama di Sumatera Utara,” ujarnya.

Siti Nurbaya dalam kunjungan pertamanya ke Desa Lubuk Kertang tampak antusias melihat tingginya animo masyarakat pesisir di daerah ini untuk menjaga serta melestarikan ratusan hektar hutan. Ia berjanji akan membantu masyarakat guna percepatan pembangunan perhutanan sosial di kawasan ini. (a02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here