Bupati: Pidie Milik Rakyat Bukan Preman

0
Bupati Pidie Roni Ahmad melantik 126 pejabat administrator dan pejabat pengawas dalam jajaran Setdakab Pidie. Senin (16 /4) di halaman tengah kantor bupati. Waspada/Muhammad Riza
Bupati Pidie Roni Ahmad melantik 126 pejabat administrator dan pejabat pengawas dalam jajaran Setdakab Pidie. Senin (16 /4) di halaman tengah kantor bupati. Waspada/Muhammad Riza

SIGLI (Waspada): Kabupaten Pidie milik rakyat, bukan preman apalagi keluarga. Tegas Bupati Pidie Roni Ahmad, Senin (16/4), pada pelantikan 126 pejabat administrator dan 185 pejabat pengawas dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie.

Bupati dalam kesempatan itu menegaskan para pejabat yang dilantik murni pilihan terbaik bagi pemerintah kabupaten setempat.

Roni Ahmad menjelaskan bahwa dalam pemilihan dan pengangkatan pejabat yang baru dilantiknya itu tidak ada tekanan dan bisikan dari pihak manapun. Roni Ahmad mengharapkan pejabat yang sudah dilantik tidak mengandalkan beking.

“Jangan ada saya dengar. Kalau ada kejadian, resiko tanggung masing-masing,” tegas Roni.

Menurut Roni Ahmad, Kabupaten Pidie di bawah kepemimpinannya bukan milik kelompok, bukan milik preman, dan juga bukan milik keluarga bupati. Pemerintah Pidie sebut dia, milik masyarakat Pidie dan  itu sah. “Jadi kepercayaan yang sudah diberikan kepada kami hari ini, begitupun saya berikan kepercayaan itu kepada anda-anda sekalian yang ada dalam jajaran Pemkab Pidie.”

Roni Ahmad, mengungkapkan sudah lama cita-citanya ingin membuka “pasungan tali pada leher” pejabat di Pidie dari pada preman-preman. “Alhamdulillah hari ini Allah SWT telah mengabulkan doa dan cita-cita saya itu. Dan jangan coba-coba ada orang yang ingin menjerat kembali tali pasungan itu. Kalau ada tanggung jawab masing-masing” tegas Roni Ahmad dengan nada berapi-rapi.

Dalam kesempatan itu Bupati Pidie Roni Ahmad atau akrab disapa Abusyik, juga menegaskan mutasi, promosi dan pengisian jabatan yang dilaksanakan itu telah melalui proses panjang untuk menghasilkan pejabat yang relatif sesuai dengan kinerja dan kompetensi. Karena itu itu para pejabat yang mendapat mutasi dan promosi jabatan agar tidak bereuphoria, akan tetapi segera tingkatkan kualitas kinerja.

“Saya mengajak saudara, mari kita bersama-sama bergerak cepat mewujudkan berbagai program pembangunan dalam segala sektor di Pidie untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan” tandasnya. (b10)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here