Kecewa Legiun Asing PSMS

0
STRIKER PSMS Wilfried Yessoh kembali menuai kritik setelah gagal membawa PSMS mencuri poin di kandang PSIS.(Waspada/Arianda Tanjung)

MEDAN (Waspada): Kekalahan telak PSMS atas PSIS dengan skor 4-1 pada laga pekan keempat Liga 1 Indonesia menimbulkan kekecewaan mendalam masyarakat Medan dan Sumut, khususnya terhadap kiprah para legiun asing Ayam Kinantan.

Dari empat pertandingan yang sudah dijalani, para pemain asing PSMS belum juga  memberikan kontribusi maksimal terhadap tim. Wilfried Yessoh yang diplot sebagai ujung tombak, hingga laga keempat belum juga mampu mencetak satu gol pun. Justru Reinaldo Lobo yang berposisi sebagai bek mampu mencetak satu gol saat PSMS menjamu Persija.

Hal ini pun membuat masyarakat Sumut khususnya Kota Medan kecewa dan mempertanyakan kebijakan rekrutmen pemain asing dilakukan manajemen dan pelatih PSMS Djajang Nurjaman. Kualitas para pemain asing dinilai tidak jauh berbeda dengan talenta lokal.

Kekecewaan datang dari Rahmad Irawan. Warga Medan ini mempertanyakan kualitas Yessoh sebagai striker. Padahal, dari informasi yang didapat harga pemain asal Pantai Gading ini cukup mahal. Namun kualitasnya tak lebih baik dari pemain lokal.

Dirinya pun mengaku tidak mengerti dengan keputusan manajemen dan pelatih PSMS Djajang Nurjaman dalam perekrutan pemain asing. “Coach Djanur pelatih berpengalaman. Namun dalam memilih pemain sungguh disayangkan,” kesal warga Jl Gaharu ini.

Kekecewaan pendukung PSMS juga ditumpahkan melalui media sosial instagram. “Kalau lawan Perseru Yessoh tidak juga cetak gol, tolong cari striker yang tajam. Jangan lupa buat perusak PSMS silakan ke luar,” tulis dedyarios.

Mantan pemain PSMS, Sunardi A, menilai wajar masyarakat kecewa dengan penampilan legiun asing. Dia pun menilai Wilfried Yessoh perlu dievaluasi karena memang kinerjanya masih belum seperti yang diharapkan. Terbukti dalam empat laga dia belum bisa berbuat banyak.

“Seharusnya dievaluasi, karena memang sangat jauh dari yang diharapkan. Namun itu semua tergantung pelatih, karena dia yang lebih tahu kondisi pemainnya. Hanya saja, kalau memang tidak sesuai harapan, tidak harus dipertahankan,” ucap Sunardi.

Sebelumnya, Asisten Pelatih PSMS Muhammad Prasetio mengklaim para pemain asingnya  sudah memberikan kontribusi maksimal terhadap tim, meski sejauh ini memang belum mampu mencetak gol.

“Kan striker itu tidak harus mencetak gol, tapi bagaimana mampu memberikan kontribusi terhadap tim. Dan itu sudah mereka lakukan di beberapa pertandingan,” tegasnya. (cat/I)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here