Dinas Pariwisata Tidak Punya Inovasi

0
112

MEDAN (Waspada): Kinerja Dinas Pariwisata Medan disorot sejumlah anggota DPRD saat membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun 2017, di gedung dewan, Selasa (17/4). Kadis Pariwisata Agus Suryono, dinilai tidak punya inovasi dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Medan.

Kritik terhadap Dinas Pariwisata, dimulai dari anggota panitia khusus (Pansus) DPRD Medan tentang LKPj Hendra DS. Dia malah menyarankan agar pembahasan LKPj tidak saja sebatas melihat data di dalam laporan, tapi juga melakukan peninjauan secara fisik ke lapangan.

Seperti di sektor pariwisata, kata Hendra, dari laporan yang dia terima pada tahun 2017 Dinas Pariwisata memprogramkan pengembangan objek wisata Danau Siombak dan Situs Kota China. Namun tidak diketahui secara pasti, bagaimana kondisi fisiknya.

Kata Hendra, yang dia ketahui tentang Danau Siobak, belum ada perubahan apa pun yang dapat membuat minat wisatawan berkunjung ke sana. ‘’Saya lihat Danau Siombak itu begitu-begitu saja. Apa yang sudah dilakukan sebagai pengembangan objek wisata?,’’ katanya.

Sedangkan menyangkut Situs Kota China, Hendra DS menyarankan agar sebaiknya dibeli oleh Pemko. Karena dengan kondisi yang sekarang maka sangat rentan situs-situs yang ada di sana akan menjadi hilang. ‘’Kalau kita serius mau menjadikan Situs Kota China sebagai objek wisata, seharusnya kawasan itu dibeli saja oleh Pemko,’’ katanya.

Sementara itu, anggota Pansus LKPj lainnya Beston Sinaga, mempersoalkan pelaksanaan sosialisasi tentang Sapta Pesona, yang dilakukan Dinas Pariwisata setiap tahunnya.

Beston, menyebut tidak melihat sedikit pun manfaat dari pelaksanaan sosialisasi Sapta Pesona tersebut. Karena tidak sedikit pun mengubah prilaku masyarakat terhadap kesadaran terhadap pariwisata.

“Apalah manfaat dari pelaksanaan sosialisasi Sapta Pesona itu? Maksud saya, ada tidak perubahan mindset masyarakat. Misalnya pedagang tidak menaikkan harga jualannya kepada wisatawan. Atau yang lainnya. Saya rasa tidak ada,” sebut Beston.

Menjawab pertanyaan anggota dewan, Kadis Pariwisata Agus Suryono, menyebutkan pihaknya sudah melakukan pembangunan fisik untuk sejumlah objek wisata yang ada.
Khusus terkait Danau Siombak dan Situs Kota China, Agus menyebutkan pihaknya sudah membuat master-plant pengembangan objek wisata tersebut.

Sedangkan terkait Situs Kota China, dikatakan Agus Suryono, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dengan tujuan memperkenalkan kawasan itu kepada wisatawan. Pihaknya juga mengaku sudah melakukan berbagai hal untuk menjadikan Medan sebagai objek wisata. Di antaranya dengan membuat spot-spot foto di beberapa taman kota. Contohnya di Taman Ahmad Yani. Di sana masyarakat dapat berfoto dengan latar belakang Kota Medan.

Ada pun tentang sosialisasi Sapta Pesona, disebutkan Agus Suryono sangatlah penting. Karena isi Sapta Pesona tersebut adalah Keamanan, Ketertiban, Kebersihan, Kesejukan, Keindahan, Keramahan dan Kenangan. “Jadi sosialisasi itu penting buat masyarakat,” katanya. (m12/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here