MaTA: Tahan Kepala DKPP Lhokseumawe

0
129

LHOKSEUMAWE (Waspada): Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) mendesak Kepolisian Resort Lhokseumawe, menahan Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian (DKPP) kota itu, Rz.

Koordinator MaTA Alfian, Selasa (17/4) mengatakan, saat ini status Kepala DKPP Lhokseumawe sudah jelas sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan ternak. Hasil audit BPKP Perwakilan Aceh menyatakan kerugian negara Rp8.178.750.000.

“Ini kasus korupsi besar, untuk menghindari penghilangan alat bukti, Kepala DKPP Lhokseumawe Rz ditahan, harus ada kepastian hukum,” ujar Alfian.

Alfian menambahkan, dalam sepuluh tahun terakhir, kasus korupsi ini yang terbesar, kerugian negara juga cukup besar. Kerugian sosial bagi masyarat penerima bantuan juga besar.

Kepala DKPP Lhokseumawe itu juga harus mendapatkan kepastian hukum, sehingga jangan sampai terjadinya penghilangan alat bukti dan bahkan melarikan diri. Apalagi kalau statusnya masih menjabat sebagai kepala dinas, tidak efektif menjalankan birokrasi.

“Kita berharap kepada Polres Lhokseumawe segera melakukan penahanan terhadap Kepala DKPP Lhokseumawe dan secara instrumen pemerintah, statusnya sebagai kepala dinas harus dicopot,” tutur Alfian.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui DKPP telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14,5 miliar yang bersumber APBK tahun 2014, yang akan digunakan untuk pengadaan ternak dan berdasarkan hasil audit BPKP kerugian negara mencapai Rp8.178.750.000.

Dalam kasus tersebut Penyidik Tipikor Satreskrim Polres Lhokseumawe juga telah menetapkan dua orang tersangka, yaitu berinisial DH yang merupakan sebagai Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan IM, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). (cak)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here