Erucakra Planet 9 Tampilkan Neo Xperience Jazz

0
259

MEDAN (Waspada): Erucakra Planet 9 akan mengenalkan konsep barunya di hajatan Medan Master Jazz digelar Kamis (19/4) malam ini di Ballroom JW Marriot Medan bersama rekan musisi muda bertalenta diantaranya Ari Ridwan (Beatbox-Percussion), Mimi Lonika (Lead Vokal), Irvan (Trumpet), Dolly Tambun (Drum) dan Israq (Bass).

Neo Xperience Jazz begitu dia menyebut warna musiknya disuguhkannya mengambil tema Marvels. “Konsep musik kami ini nantinya akan membawakan soundtrack film produksi Marvels seperti Iron Man sampai Spider Man”, ujarnya saat disambangi wartawan di The Boston Studio miliknya kawasan Jl Sei Padang Medan Selasa (17/4) sore.

Medan Master Jazz pertama kali digelar tahun ini mengangkat berbagai macam ciri khas jazz menghadirkan bintang tamu Daniel Sahuleka penyanyi Belanda kelahiran Indonesia, Sandhy Sondoro serta De Professor digawangi para dosen USU bakal menyuguhkan sesuatu yang baru buat penggemar jazz di Medan.

“Awalnya memang ingin membuat acara untuk memasyarakatkan musik jazz di Kampus, bertujuan menggali potensi dimiliki para mahasiswa agar bisa tampil secara profesional. Dan Medan Master Jazz sebagai cikal bakal menghidupkan suasana jazz di kampus”, ujarnya.

Di grup baru dibentuknya ini, Erucakra sengaja menggandeng para mahasiswa bergabung bersamanya agar memberi warna tersendiri dengan cita rasa Medannya, apalagi dia menyadari bahwa kalangan muda ini lebih inovatif dalam berkarya.

Diuraikannya, terbentuknya Erucakra Planet 9 sama sekali tidak disengaja saat dia memberi ceramah di salah satu kampus di Medan. Kebetulan banyak kalangan mahasiswa pecinta seni dan musik hadir. Ia mengibaratkan para mahasiswa punya hobi musik ini seperti meteor yang beterbangan di angkasa yang kemudian dikumpulkannya dalam satu wadah bernama Planet 9 dimanageri Rio Tambunan, Arsadona sebagai Director dan Erucakra Mahameru sendiri bertindak sebagai CEO.

Erucakra juga berharap Medan Master Jazz sebagai brand barunya, bisa terus berkembang hingga menjadi agenda rutin setiap tahunnya mendampingi North Sumatra Jazz Festival (NSJF) yang telah sukses dikemasnya sekarang sudah memasuki tahun ketujuh penyelenggaraannya. “NSJF dan Medan Master Jazz seperti saudara kembar dalam upaya mengembangkan musik Jazz di Medan dan Sumatera Utara pada umumnya, namun beda konsep”, tuturnya.

Sebagai langkah awal, Medan Jazz Master digelar di JW Marriot sebagai strategi pemasaran, sebelum menuju proyek berikutnya ‘Rise of Kingdom’ yang kemungkinan besar juga bakal melibatkan kalangan akademisi. “Kita ingin lewat sentuhan Medan Master Jazz bisa membentuk komunitas jazz lebih besar lagi”, tuturnya penuh semangat.

Medan Master Jazz digelarnya sebagai wujud idealismenya menyelenggarakan acara musik jazz di Medan yang dapat dinikmati seluruh kalangan. Lebih dari itu, Medan Master Jazz menyuguhkan lebih dari sekadar musik jazz agar bisa mewadahi para musisi muda mewujudkan perkembangan musik jazz terutama dalam mendedikasikan dirinya untuk musik jazz serta komunitas musik melalui rangkaian program bakal diselenggarakan berikutnya. (m19)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here