Rangka Jembatan Gantung Akhirnya Tenggelam Ke Sungai

0
KONDISI jembatan gantung di Gampong Pasie Meurapat, Kec. Kluet Selatan, Aceh Selatan yang tenggelam ke dasar sungai Kandang. Foto direkam Selasa (24/4).(Waspada/Zamzamy Surya)

TAPAKTUAN (Waspada): Rangka jembatan gantung menghubungkan gampong Pasie Merapat, Kec. Kluet Selatan – Kedai Padang, Kec. Kluet Utara, Aceh Selatan yang dilaporkan ambruk beberapa pekan silam, akhirnya tenggelam ke dasar sungai Kandang.

Tenggelamnya rangka jembatan tersebut sangat disesalkan masyarakat, karena pihak Pemkab membiarkannya terjungkal di sungai, tanpa upaya penyelamatan. Padahal warga telah berkali-kali melaporkan ke dinas terkait, namun tak ada respon, sehingga aset bernilai ratusan juta rupiah itu terbenam di dasar sungai.

Jembatan tersebut saat ini tidak bisa lagi diselamatkan. Seharusnya masih bisa diselamatkan dan diupayakan perbaikan.

Kechik Pasie Merapat, Nur Arman kepada wartawan Selasa (24/4) menyebutkan, sebelumnya sejumlah pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan sempat meninjau lokasi, serta berjanji akan segera membongkar guna penyelamatannya. Tapi hingga saat ini upaya tersebut tak pernah dilaksanakan.

Dengan amblasnya jembatan tersebut, kata Nur Arman, menyebabkan terganggunya aktivitas warga Kluet Selatan bepergian ke Kluet Utara, karena harus memutar melalui Kedai Runding dengan jarak tempuh mencapai 12 km.

Hal serupa dikatakan anggota DPRK Aceh Selatan Mirwan, secara terpisah. “Sangat kita sayangkan aset bernilai ratusan juta ini, dibiarkan tanpa ada upaya penanganan,” katanya.

Menurut Mirwan, ia sudah berulangkali menyampaikan kondisi jembatan ini kepada BPBD dan Dinas PUPR. Tapi tak ada realisasi apa pun dari dinas terkait.

Anggota dewan dari PKB ini menyebutkan, jembatan itu dibangun semasa Bupati Husin Yusuf, tapi tidak dijaga di era pemerintahan sekarang. Karena sibuk dengan pembangunan skala besar seperti batu gajah yang dampaknya tidak bisa dirasakan langsung masyarakat.

Sementara Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, Cut Sazalisma yang dikonfirmasi Waspada menyebutkan, pihaknya tak bisa berbuat banyak menyelamatkan rangka jembatan itu, karena penanganannya di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Selatan.

“Kita juga telah berkali-kali berkoordinasi dengan Dinas PUPR, tapi belum ada respon,” tuturnya.(b30/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here