50 Persen Rakyat Indonesia Miskin

0

P. SIDIMPUAN (Waspada): Penduduk miskin Indonesia hampir 50 persen, terimbas naiknya tarif dasar listrik (TDL) dan subsidi yang dicabut pemerintah. Itu penegasan Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu saat mengisi seminar di Kampus Universitas Graha Nusantara (UGN) Tor Simarsayang P Sidimpuan Utara, Jumat (11/6) sore.

Gus mengatakan, Sumatera Utara (Sumut) surplus 160 MW, tetapi pemadaman listrik masih terjadi.

“Kondisi listrik kita di Sumut sudah surplus sebanyak 160 MW dan sudah bisa digunakan para pelaku industri,” tuturnya.

Menurut Ketua Partai Gerindra Sumut ini, penyebab pemadaman antara lain, pertama masalah daya, ke dua gardu induk. Meskipun ada daya namun tidak ada gardu induk juga tidak bisa. Ke tiga masalah jaringan, karena kalau tidak ada jaringan tidak akan bisa sampai ke rumah atau ke tempat industri, jelasnya.

Persoalan lainnya, kata Gus Irawan, harga listrik yang terus mengalami kenaikan yang berdampak kepada masyarakat ekonomi bawah. “Masyarakat ekonomi bawah yang paling merasakan kenaikan tarif listrik. Kenaikan tarif dasar listrik (TDL) ini bukan hanya kesalahan PLN, juga pemerintah yang menarik subsidi,” tegasnya.

Ironisnya, kata Gus Irawan, pemerintah memiliki program 35 ribu MW, tapi kenyataannya saat subsidi dicabut pasti menambah beban bagi masyarakat. Karena ada kelompok masyarakat yang begitu dicabut subsidi langsung miskin. “Penduduk miskin Indonesia hampir 50 persen. Ukuran kemiskinan adalah yang memiliki pendapatan sekitar $2 per hari/jiwa. Inilah bukti paradoks indonesia, negeri yang kaya raya tapi rakyatnya miskin,” ujar Gus Irawan.

Gus menilai, kinerja PLN secara nasional khususnya Sumut surplus. “Sumut sudah menyuplai listrik ke Aceh, dan harus ada interkoneksi atau yg disebut tol listrik untuk menghubungkan listrik dari satu daerah ke daerah lain. Untuk area PLN di Padangsidimpuan sudah 83 persen teraliri listrik. Hanya tinggal pemerintahnya saja yang harus menurunkan TDL yang hanya menambah berat hidup masyarakat kecil, tegas Gus Irawan. Seminar juga dihadiri petinggi Partai Gerindra Sumut dan lainnya. (c02)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here