Posting Berbau SARA Di Medsos, IRT Diamankan Polda Aceh

0

BANDA ACEH (Waspada): Polda Aceh mengamankan seorang ibu rumahtangga berinisial WF, tersangka melakukan perbuatan SARA melalui media sosial, saat terjadinya insiden bom di Gereja Surabaya, Minggu (13/5).

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar mengatakan, WF ditangkap karena memancing reaksi pengguna media sosial lain untuk melakukan hujatan terhadap korban bom bunuh diri.

Awalnya, kata Misbahul, tersangka membagikan postingan terkait peristiwa kerusuhan di Rutan Mako Brimob atas postingan milik orang lain. Di postingannya tersebut terdapat komentar dari teman facebook diduga berinisial LFY dengan kata-kata, “iya mbak, ini barusan ada bom di gereja santa maria, ngagel surabaya mbak”

Selanjutnya tersangka membalas komentar tersebut “ya say..memang halal darah orang kafir say”

“Tersangka diduga melakukan perbuatan SARA melalui media sosial facebook dan kemudian diamankan,” kata Kombes Misbahul Munauwar kepada wartawan, Selasa (15/5).

Tersangka WF kelahiran Surabaya pada 1981 dan kini menetap di Desa Lam Ara, Kec. Banda Raya, Kota Banda Aceh, Aceh.

WF, kata Misbahul, disangkakan dengan Pasal 45A ayat 2 Jo Pasal 28 ayat 2 sesuai dengan UU RI No. 19/2016 perubahan atas UU RI No. 11/2008 tentang ITE. Ada pun barang bukti yang disita berupa satu unit HP dan Simcard.

“Kemungkinan tersangka dikenakan wajib lapor Senin dan Kamis sampai perkaranya dilimpahkan ke kejaksaan,” ujar Kombes Misbahul.(cdr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here