Buku Ajaran Jihad Jadi Barang Bukti Densus 88

0
294
Barang bukti yang diamankan Densus 88 AT pasca penggerebekan terduga teroris di Kota Tanjungbalai. Waspada/Rasudin Sihotang

TANJUNGBALAI (Waspada): Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, menetapkan 29 buku diduga berisi ajaran jihad serta 10 buku catatan sebagai barang bukti dugaan tindak pidana terorisme di Kota Tanjungbalai, Rabu (16/5).

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai didampingi Kasat Reskrim AKP Burju Siahaan menjelaskan, selain puluhan buku jihad, turut disita satu pipa paralon dirangkai kabel, sebotol cairan kimia warna kuning, dan gulungan timah, diduga bahan bom rakitan.

Barang bukti lainnya berupa 3 pucuk pistol airsoft gun, 5 samurai, 3 tabung gas nitrogen, sangkur, pisau lipat, peluru gotri, dan gulungan timah. Selanjutnya gunting, tas merek Acer, sim card, flash disk, CD, thermometer alkohol, botol mineral berisi cairan bening, slip transfer uang, uang Rp550 ribu ikut diboyong ke Medan.

Sementara, seorang wanita yang sempat diamankan di depan rumah sakit inisial Nur, 52, dikembalikan kepada keluarga karena tidak terbukti terlibat jaringan teroris.

“Setelah lebih dari 24 jam diinterogasi di Mako Brimob Sub Detasmen 3/B Tanjungbalai, ternyata ibu tersebut tidak terlibat,” kata Burju sembari menambahkan, delapan terduga teroris termasuk dua tertembak diboyong ke Mapolda Sumut.

Prihatin

Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial menyampaikan rasa prihatin mendalam, terhadap kejadian menimpa Kepling Atan Syafii yang terluka saat menjalankan tugasnya mendampingi anggota Densus 88.

Aksi terorisme, kata Syahrial, bukan hanya menimbulkan kerugian materi, bahkan korban jiwa yang dampaknya dapat menghambat proses pembangunan daerah.

Menyikapi penggerebekan terduga teroris, Wali Kota bersama unsur Forkopimda Tanjungbalai, serta seluruh elemen masyarakat menggelar Deklarasi Damai dan Penandatanganan Pernyataan Sikap. Seluruh elemen dalam kesempatan sepakat menjaga stabilitas keamanan pasca penangkapan terduga teroris.

Pada kesempatan itu, Wali Kota mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tenang, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat sendi-sendi kehidupan. Syahrial juga meminta kepedulian terhadap lingkungan, termasuk menggalakkan Siskamling.

“Saya meminta kepala lingkungan untuk mendata dan mengenali setiap warga dilingkungannya, minimal kepala keluarganya, sehingga dapat menerapkan aturan terkait wajib lapor 1×24 jam bagi tamu/pendatang dengan sungguh-sungguh,” ujar Syahrial.

Turut hadir, Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai, Dandim 0208/AS Letkol Suhono, Danlanal TBA Letkol Laut (P) Ponco, Kajari TBA Zullikar, Hakim PN Forci Nilpa Darma, Pimpinan DPRD Leiden BB, Ketua Forkala H Arifin, dan Ketua MUI Usy Syahron Sirait. Selain itu, sejumlah ketua Ormas Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, OKP, tokoh masyarakat, tokoh agama, instansi vertikal.

Usai deklarasi, Wali Kota bersama Pimpinan Forkopimda mengunjungi sekaligus memberikan doa dan dukungan kepada Kepala Lingkungan IV, Kel. Beting Kuala Kepias, Kec. Teluk Nibung, Atan Syafii yang dirawat di ruang Dahlia RSUD Kota Tanjungbalai.

Pantauan Waspada di tempat kejadian Jl. KL Yos Sudarso Lingk. IV, Kel. Betingkuala Kapias, Kec. Teluknibung, Kota Tanjungbalai, garis polisi di rumah terduga teroris sudah dibuka. Namun satu mobil patroli polisi masih bersiaga di sana untuk antisipasi kejadian berikutnya.

Sehari sebelumnya, terjadi penggerebekan di empat titik di Kota Tanjungbalai dan Asahan. Belum ada keterangan resmi berapa yang diamankan oleh Densus 88 maupun dari Polres Tanjungbalai.

Namun sesuai pantauan dan informasi di lapangan, sembilan orang diamankan inisial Sya (meninggal tertembak), Ben (tertembak di kaki), Akm, Bud, Jul, AS, Nur, Hen, dan Dod. Semua terduga ini langsung dibawa ke Medan setelah beberapa saat diidentifikasi di Mako Brimob Subden 3/B Tanjungbalai.

Sedangkan Kepling IV, Atan Syafii, menjadi korban pembacokan oleh terduga teroris saat membantu Densus 88 melakukan penggerebekan. Dua jari Atan nyaris putus disabet samurai, sampai saat ini dia masih dirawat intensif di RSUD Kota Tanjungbalai. (a14/a32)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here