Buku Ajaran Jihad Jadi BB Densus 88 AT Pulangkan Wanita

0
330
Barang bukti berupa dokumen dan buku jihad serta senjata yang diamankan polisi dari terduga teroris di T.Balai (Waspada/Rasudin Sihotang)

TANJUNGBALAI (Waspada): Densus 88 Anti Teror Mabes Polri menetapkan 29 buku diduga berisi ajaran jihad serta 10 buku catatan sebagai barang bukti dugaan tindak pidana terorisme di Kota Tanjungbalai, Rabu (16/5).

Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai didampingi Kasat Reskrim AKP Burju Siahaan menjelaskan, selain puluhan buku jihad, turut disita satu pipa paralon dirangkai kabel, sebotol cairan kimia warna kuning, dan gulungan timah, diduga bahan bom rakitan. Barang bukti lainnya berupa 3 pucuk pistol airsoft gun, 5 samurai, 3 tabung gas nitrogen, sangkur, pisau lipat, peluru gotri, dan gulungan timah.

Selanjutnya gunting, tas merek Acer, sim card, flash disk, CD, thermometer alkohol, botol mineral berisi cairan bening, slip transfer uang, uang tunai Rp550 ribu ikut diboyong ke Medan. Sementara seorang wanita yang sempat diamankan di depan rumah sakit inisial Nur, 52, dikembalikan kepada keluarga karena tidak terbukti terlibat jaringan teroris.

“Setelah lebih dari 24 jam diinterogasi di Mako Brimob Sub Detasmen 3/B Tanjungbalai, ternyata ibu tersebut tidak terlibat,” kata Burju. Sementara delapan terduga teroris termasuk dua tertembak diboyong ke Mapolda Sumut.

BACA : 2 Terduga Teroris Tanjungbalai-Asahan Ditembak, 1 Tewas

Prihatin

Wali Kota Tanjungbalai, M. Syahrial menyampaikan rasa prihatin mendalam terhadap kejadian menimpa kepling Atan Syafii yang terluka saat menjalankan tugasnya mendampingi anggota Densus 88. Aksi terorisme, katanya, bukan hanya menimbulkan kerugian materi, bahkan korban jiwa yang dampaknya dapat menghambat proses pembangunan daerah.

Menyikapi penggerebekan terduga teroris, Wali Kota bersama unsur Forkopimda Tanjungbalai serta seluruh elemen masyarakat menggelar Deklarasi Damai dan Penandatanganan Pernyataan sikap. Seluruh elemen sepakat menjaga stabilitas keamanan pasca penangkapan terduga teroris.

Wali Kota mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tenang namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat sendi-sendi kehidupan. Syahrial juga meminta kepedulian terhadap lingkungan, termasuk menggalakkan Siskamling.

“Saya minta kepala lingkungan mendata dan mengenali setiap warga di lingkungannya, minimal kepala keluarganya sehingga dapat menerapkan aturan terkait wajib lapor 1×24 jam bagi tamu/pendatang dengan sungguh-sungguh,” ucap Syahrial.

Turut hadir Kapolres Tanjungbalai AKBP Irfan Rifai, Dandim 0208/AS Letkol Suhono, Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Ponco, Kajari TBA Zullikar, Hakim PN Forci Nilpa Darma, Pimpinan DPRD Leiden BB, Ketua Forkala H Arifin, dan Ketua MUI Usy Syahron Sirait. Juga sejumlah ketua Ormas Islam, Kristen, Hindu, Budha, Konghucu, OKP, tokoh masyarakat, tokoh agama, instansi vertikal.

Usai deklarasi, Wali Kota bersama Pimpinan Forkopimda mengunjungi sekaligus memberikan doa dan dukungan kepada Kepala Lingkungan IV, Kelurahan Beting Kuala Kepias, Kecamatan Teluk Nibung, Atan Syafii yang dirawat di ruang Dahlia RSUD Kota Tanjungbalai.

Pantauan Waspada di tempat kejadian di Jl. KL Yos Sudarso Lingk IV Kel Betingkuala Kapias, Kec. Teluknibung Kota Tanjungbalai, garis polisi di rumah terduga teroris sudah dibuka. Namun satu mobil patroli polisi masih bersiaga di sana antisipasi kejadian berikutnya.

Sehari sebelumnya terjadi penggerebekan di empat titik di Kota Tanjungbalai dan Asahan. Belum ada keterangan resmi berapa yang diamankan oleh Densus 88 mau pun dari Polres Tanjungbalai.

Namun sesuai pantauan dan informasi di lapangan, sembilan orang diamankan inisial Sya (meninggal tertembak), Ben (tertembak di kaki), Akm, Bud, Jul, AS, Nur, Hen, dan Dod.

Semua terduga ini langsung dibawa ke Medan setelah beberapa saat diidentifikasi di Mako Brimob Subden 3/B Tanjungbalai.

Selain terduga, Kepling IV, Atan Syafii menjadi korban pembacokan oleh terduga saat membantu Densus melakukan penggerebekan. Dua jari Atan nyaris putus disabet samurai, namun sampai saat ini masih dirawat intensif di RSUD Kota Tanjungbalai.(a14/a32)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here