Komisi III DPR Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Aksi Teroris

0
Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan serius melihat headline Waspada terkait 2 terduga teroris ditembak, saat akan bertolak ke Jakarta melalui KNIA. Waspada/Irianto
Anggota Komisi III DPR Hinca Panjaitan serius melihat headline Waspada terkait 2 terduga teroris ditembak, saat akan bertolak ke Jakarta melalui KNIA. Waspada/Irianto

DELISERDANG (Waspada): Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan meminta semua elemen masyarakat bersatu untuk melawan aksi teroris di tanah air. Kesigapan aparat kepolisian melakukan deteksi dini, memutus mata rantai jaringan teroris ke Sumatera Utara khususnya Tanjungbalai patut diapresiasi.

Hinca Panjaitan menyatakan hal itu kepada Waspada di Kualanamu International Airport (KNIA), Rabu (16/5) pukul 11:30. Disebutkan Hinca, sikap Kapoldasu Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw yang menetapkan ‘Sumut Siaga I’ sudah sangat tepat. Akan tetapi masyarakat harus diberi rasa aman dan nyaman untuk melakukan aktivitasnya sehari-hari.

Senator Senayan dari Dapil Sumut III didampingi Plt Ketua DPD Partai Demokrat Herri Zulkarnain mengimbau agar masyarakat tidak melakukan atau menyebarluaskan gambar/video aksi teroris terutama korban di media social (medsos). Sebab hal tersebut, akan berdampak rasa ketakutan masyarakat itu sendiri.

Oleh karenanya, pihak kepolisian terutama yang menangani bidang cyber crime untuk bertindak dan menghentikan medsos yang memuat video atau gambar aksi teroris. “Menyebarluaskan videonya berarti juga melakukan aksi teror,”katanya.

Sekjen DPP Partai Demokrat ini, meminta kepolisian segera mengusutnya. “Kalau yang menyangkut ujaran kebencian di medsos cepat ditangani. Padahal, yang memviralkan video atau gambar aksi teroris juga jauh lebih penting, karena dampaknya terhadap masyarakat luas.

Perlu diketahui, tujuan teroris itu membuat suasana tak nyaman. ”Jadi, kalau kita ikut menyebarluaskan berarti tercapailah tujuan teroris tersebut,” paparnya.

Di bagian lain, Hinca mengapresiasi pemberitaan headline Waspada terkait 2 terduga teroris ditembak di Tanjungbalai. “Patut diapresiasi Waspada, karena memberitakan teroris tapi tak meneror,” pungkasnya. (cir/C)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here