Dua Penculik Warga Pidie Jaya Ditembak

0
736
Satuan Jatanras Ditkrimum Polda Aceh, menangkap empat pelaku penculikan warga Pidie Jaya. Waspada/gitorolies

BANDA ACEH (Waspada): Satuan Jatanras Ditkrimum Polda Aceh, menangkap empat pelaku penculikan Abdullah bin Ahmad, 46, warga Gampong Gahru, Kec. Bandar Dua, Pidie Jaya. Dua di antaranya ditembak karena berusaha melarikan diri.

Kapolda Aceh Irjen Pol. Rio Septianda Djambak melalui Direktur Ditkrimum Polda Aceh Kombes Sumarso, didampingi Kabid Humas Polda Aceh Kombes Misbahul Munauwar kepada wartawan, Senin (21/5) menjelaskan, jumlah pelaku ada tujuh orang, namun yang berhasil ditangkap hanya empat orang, sedangkan tiga orang lagi masih buron polisi.

Keempat pelaku penculikan itu berinisial MS, 24, warga Lhokseumawe, DA, 38, warga Aceh Utara, SA, 38, warga Pidie Jaya, dan JA, 36, warga Meuria. Dua dari empat pelaku dilumpuhkan petugas dengan peluru karena mencoba kabur. Sedangkan yang DPO berinisial AH, 40, warga Krung Geukuh, F, 35, warga Pidie, dan DG, 32, warga Aceh Utara.

Abdullah diculik di rumahnya oleh tiga pelaku dengan menggunakan mobil Avanza. Kemudian, pelaku meminta uang tebusan kepada keluarnya senilai Rp110 juta, pelaku juga mengancam akan membunuh korban bila tidak segera dikirim uang tebusan.

Keluarga korban sempat mengirim uang tebusan sebanyak dua kali senilai Rp82 juta kepada pelaku penculikan. Namun, karena uang yang dikirim tidak sesuai permintaan, pelakupun tidak bersedia melepas korbannya.

Dari penyelidikan awal, kata Ditkrimum Sumarso, pelaku melakukan penculikan terhadap Abdullah dikarenakan korban diduga sebagai informan Badan Narkotika Nasional (BNN). Meski begitu pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

Tim Jatanras terus melakukan penyidikan untuk mencari keberadaan pelaku, dan akhirnya polisi menemukan pelaku saat melakukan penarikan uang tebusan disalah satu atm bank. Pelaku akhirnya dibekuk polisi dan berhasil mengamankan korbannya. (cb01)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here