Darwis Entaskan Kemiskinan Sumut

0
Dua penggiat wisata Sumut Deraman Damanik dan Jonathan Var Tarigan kerap mengkampanyekan darwis pada warga yang daerahnya berpotensi menjadi destinasi wisata.Waspada/Istimewa

MEDAN (Waspada) : Jonathan Var Tarigan, penggiat wisata Sumatera Utara yang telah banyak melalang buana memantau dan membangikitkan daerah potensi wisata, menyatakan kawasan Sumut tidak kalah menarik dan berpotensi menjadi destinasi wisata dunia.

Hal ini dikemukakan Jonathan yang sejak beberapa tahun terakhir ini telah melakukan perjalanan dan penelitian daerah potensi wisata sampai ke daerah Indonesia bagian timur.

Tak kalah menarik kata ahli Geologi Indonesia ini, selain destinasi Danau Toba yang telah dicanangkan menjadi destinasi dunia, Sumut dan kawasan daerah lain juga memiliki potensi sejuta destinasi bila serius digali dan dikembangkan.

“Tentu ini tidak bisa dikembangkan orang perorang atau pribadi yang selama ini banyak dilakukan masyarakat penggiat wisata di Sumut. Peran pemerintah daerah, provinsi dan pusat juga harus membantu penggiat wisata sehingga ke depan tertata dengan baik dan menjadi inkam atau pemasukan warga sekitar bahkan dapat menambah devisia baik daerah maupun pusat,” kata Jonathan kepada Waspada, Sabtu (26/5).

Menurut Jonathan, dirinya telah banyak menjumpai warga penggiat wisata, seperti Sempurna Barus yang begitu gigih membangkitkan pariwisata di Kecamatan Barus Jahe secara swadaya memiliki impian menjadikan kawasan Desa Serdang Karo, yang dinamakan Lembah Seribu Bunga (The Valley of Thousand Flowers) akan dijadikan menyamai Lembah Bunga di Uttarakhand Pegunungan Himalaya, India.

BACA : Lembah 1000 Bunga Barus Jahe Akan Serupai Pegunungan Himalaya

Selain itu, Jonathan yang kerap “blusukan” ke daerah yang menjadi potensi wisata di Sumut beberapa waktu lalu bertemu Dearman Damanik, salah seorang Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumatera Utara. Keduanya terlibat perbicangan memajukan wisata di Kabupaten Deli Serdang.

“Pramuwisata (guide) adalah ujung tombak dari kemajuan pariwisata sebuah destinasi. Dearman pemandu wisatawan mancanegara berbahasa Jerman selain wisman berbahasa Inggris. Dari beliau mendapat informasi bagaimana HPI Sumut menghidupkan objek-objek wisata di kawasan pedesaan seperti objek wisata Danau Linting, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deliserdang,” ungkap Jonathan.

Bersama Dearman, Jonathan kerap memberikan sadar wisata (darwis) kepada warga setempat untuk menciptakan kondisi aman, nyaman dan bersih.

“Dengan adanya darwis, masyarakat setempat patuh melaksanakan saran kami, saat ini objek wisata semakin ramai dikunjungi wisatawan. Tentu akan menghidupkan ekonomi berbasis wisata di kawasan itu. Ini merupakan salah satu andil mengentaskan kemiskinan,” terangnya.

Begitu juga lanjut Jonathan, pembangunan destinasi wisata harus dibarengi dengan darwis sehingga wisatawan baik lokal maupun mancanegara merasa aman dan nyaman serta betah ketika menikmati liburannya di daerah wisata tersebut.

“Banyak objek wisata di desa-desa di Kabupaten Deli Serdang, kami kampanye sadar wisata bagi masyarakat setempat. Saat ini sudah terbentuk kelompok darwis di desa-desa,” katanya.

Memang kata Jonathan, ada tahapan-tahapan yang harus dilalui untuk membangun desa wisata, apalagi Sumut belum belum ada desa wisata yang mendunia.

“Ya, membangun desa wisata adalah upaya menggerakkan mesin ekonomi pariwisata agar berputar di desa dalam rangka mengentaskan kemiskinan, begitu penjelasan Dearman Damanik,” kata Jonathan menirukan ucapan Dearman Damanik.Muhammad Faisal/Hasriwal AS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here