Mayat Di Areal PTPN-IV Kebun Mayang

0
275
UNIT Jatanras Reskrim Polres Simalungun melakukan olah TKP.

SIMALUNGUN (Waspada): Kasus penemuan mayat lelaki misterius yang di sekujur tubuhnya penuh luka ditemukan tergeletak di areal PTPN-IV Kebun Mayang, Nagori Parbutaran, Kec. Bosar Maligas, Kab. Simalungun, akhirnya menemui titik terang.

Menyusul diketahui identitas korban setelah keluarganya mendatangi RSUD Djasamen Saragih Pematangsiantar, Unit Jatanras Satreskrim Polres Simalungun berhasil mengungkap motif sekaligus mengamankan para tersangka.

Korban diketahui bernama Januardi, 43, warga Simpang Marbo, Kec. Kota Batu, Kab. Labuhan Batu Utara. Juanda adik kandung korban saat ditemui wartawan di ruang jenazah RSUD Djasamen Saragih, mengakui bahwa mayat yang terbujur kaku yang ditemukan di areal PTPN-IV kebun Mayang, adalah abangnya Januardi.

Awalnya dia dan keluarga mendapat informasi dari pihak Polsek Kota Baru Polres Labuhan Batu, Kamis (31/5), bahwa ada sesosok jasad pria tanpa identitas meninggal tidak wajar. Mendapat informasi itu keluarga langsung mendatangi ruangan jenazah RSUD dr Djasamen Saragih, Kota Siantar.

“Setelah melihat ciri-cirinya, keluarga yakin jasad pria itu merupakan Januardi,” terang Juanda.

Menurut Juanda, abangnya sehari-hari berprofesi sebagai tukang foto dan sudah menikah. Keduanya terakhir kali bertemu Minggu (27/5), saat Januardi datang ke rumahnya di Kisaran.

“Aku terakhir kali ketemu abang hari Minggu kemarin, abang menginap di rumah ku. Tapi setelah pulang dari rumah ku kami tidak tahu lagi keberadaannya. Sampai akhirnya jasadnya berada di ruang jenazah rumah sakit ini,” ujar Juanda.

Sementara, beberapa waktu setelah identitas jasad Januardi dapat dikenali, Polres Simalungun melalui Unit Jatanras Satreskrim berhasil mengungkap motif pembunuhan sekaligus mengamankan empat warga yang diduga melakukan pengeroyokan hingga tewasnya Januardi.

Ke empat warga tersebut berinitial DS, HP, W dan N warga Nagori Parbutaran. Ke empat warga yang sudah ditetapkan jadi tersangka itu dijemput petugas Polres Simalungun, Jumat (1/6) dinihari dan sudah dijebloskan ke RTP Polres Simalungun, untuk proses lebih lanjut.

Sedangkan motifnya, para tersangka sebelumnya menduga korban adalah pelaku pencurian sepedamotor, di mana beberapa waktu sebelumnya disebutkan para tersangka sering terjadi pencurian sepedamotor di daerah itu. Namun setelah dilakukan penyelidikan terhadap pengakuan para tersangka, ternyata itu tidak benar.

“Rangkaian penyelidikan sudah kita lakukan dan kita sudah menetapkan empat orang sebagai tersangka,” tegas Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Poltak YP Simbolon, melalui Kanit Idik I/Jatanras Iptu Zikri Muamar.(a29)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here