Ratusan Keluarga Korban KM Sinar Bangun Terancam Tak Memilih

0

SIMALUNGUN (Waspada): Ratusan warga keluarga korban KM Sinar Bangun, terancam tidak dapat menggunakan hak pilihnya pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara pada 27 Juni mendatang, karena hingga saat ini mereka masih tetap bertahan di posko-posko dermaga pelabuhan Tigaras, Kab. Simalungun.

Sesungguhnya, keluarga korban KM Sinar Bangun yang masih bertahan di dermaga Tigaras itu, berasal dari berbagai kab/kota di Sumut, yang rata-rata sudah terdaftar sebagai pemilih di daerahnya masing-masing. Namun karena masih ingin menunggu nasib anak atau keluarganya yang jadi korban KM Sinar Bangun, mereka terus bertahan. Padahal hari ‘H ‘ pemilihan tinggal 2 hari lagi.

Terkait dengan ini, Ketua KPU Simalungun Adelbert Damanik yang dikonfirmasi Waspada melalui selularnya, Senin (25/6) sekira pukul 19:00, menjelaskan bahwa para keluarga korban yang bertahan di Tigaras jika ingin menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Utara pada Rabu, 27 Juni 2018 harus kembali ke daerah asalnya masing-masing.

“Ini sudah menjadi keputusan dalam rapat kordinasi antara Gubsu, KPU dan Bawaslu Sumut di Medan, bahwa keluarga korban kapal tenggelam yang bertahan di Tigaras jika ingin mengunakan hak suaranya harus kembali ke daerah asalnya dimana dia terdaftar sebagai pemilih,” jelas Adelbert.

Awalnya pihak KPU Simalungun, lanjut Adelbert, sudah mengajukan solusi kepada pihak KPU dan Bawaslu Sumut agar bagi warga pemilih yang sedang bertahan di Tigaras dapat menggunakan hak pilihnya dengan mengeluarkan formulir A5 (pindah memilih).

Bahkan menurutnya, pihak KPU Simalungun melalui PPS setempat sudah melakukan pendataan terhadap beberapa keluarga korban. Tetapi pendataan yang dilakukan terpaksa dihentikan, karena solusi yang ditawarkan tersebut tidak dapat diterima dalam rapat kordinasi Gubsu, KPU dan Bawaslu Sumut itu, karena tidak sesuai lagi dengan PKPU.

“Justru itu, kami mengimbau kepada para keluarga korban yang bertahan di Tigaras, agar kembali dulu ke daerah masing-masing untuk menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumut 27 Juni besok,” kata Adelbert.(a29)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here