Sinabung Hembuskan Material Vulkanik 225 Kali Selama 42 Jam

0

TANAHKARO (Waspada) : Aktivitas Hembusan  gunungapi Sinabung selama 42 jam terakhir meningkat tajam, pasalnya gunung ini meng-Hembusan- kan material Vulkanik sebanyak  225 kali. 

Namun hasil Hembusan gunungapi ini tidak teramati terus menerus karena secara visual gunung jelas hingga kabut 0-III dan asap kawah terkadang tidak teramati.

Dari 7 kali data laporan yang di lansir  Moh Nurul Asrori A Md dan Petugas Pengamat Gunungapi Sinabung dari Kementerian Energi Sumberdaya Mineral (KESDM)  Badan Geologi, Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG) lainnya melalui media sosial Whatsapp,  selama waktu 42 jam, terhitung dari laporan pengamatan priodik Minggu (24/6) mulai pukul 00:00Wib-pukul 24:00Wib, diketahui aktivitas Sinabung dari Hembusan sebanyak 116 kali dan priode pengamatan Senin (25/6) mulai pukul 00:00Wib-18:00Wib terjadi Hembusan sebanyak 109 kali.

Sedangkan kemunculan gempa Tornillo sejumlah 9 kali dan gempa Tektonik Jauh terekam sebanyak 3 kali, namun tremor menerus (Mickrotremor) yang sebelumnya terus muncul menyertai Hembusan,  tetapi selama pengamatan 42 Jam ini,  tidak terekam lagi.

Dari data laporan itu,  diketahui tidak selamanya tekanan dan arah angin, asap kawah dan tingginya kolom abu di atas puncak sama persis. Tetapi ada perbedaan setiap adanya laporan karena aktivitas Sinabung terus meningkat dari hari-hari sebelumnya dan Sinabung masih berada di level IV (awas).

Namun rekomendasi dari pihak Pengamat gunungapi Sinabung kepada warga, supaya diikuti agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Pantauan Waspada, dari pagi  hingga sore, petugas yang menjaga perbatasan zona merah tetap bersosialisasi dan melarang setiap orang yang hendak masuk ke zona merah,  namun karena banyaknya “jalan tikus “yang mengarah ke lokasi zona larangan,  menyebabkan petugas kewalahan, buktinya mereka tidak dapat mencegah warga semuanya yang masuk ke dalam zona merah untuk bercocok tani. (cpn, a36

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here