Ratusan Warga Bumi Asri Tak Terdaftar di DPT, TPS Ricuh

0
Warga Perumahan Bumi Asri yang sempat ricuh di TPS karena tak terdaftar di DPT saat Pilgubsu 2018, Rabu (26/7). Waspada/Ardana Nasution
Warga Perumahan Bumi Asri yang sempat ricuh di TPS karena tak terdaftar di DPT saat Pilgubsu 2018, Rabu (26/7). Waspada/Ardana Nasution

MEDAN (Waspada): Kericuhan sempat terjadi ketika warga Perumahan Bumi Asri kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia akan menggunakan hak pilihnya saat Pilgubsu 2018, Rabu (27/6). Kericuhan ini disebabkan ratusan warga yang tinggal di perumahan tersebut tak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Seorang warga yang tak terdaftar di DPT adalah Zaim Majid mengaku bingung perihal ia yang tak terdaftar di DPT, pasalnya ia mengaku ini belum pernah terjadi pada pemilihan-pemilihan sebelumnya, selain itu ia pun heran karena dirumahnya yang berjumlah lima orang, hanya ia sendiri yang tak dapat undangan c6 dan tak terdaftar di DPT.

“Justru saya yang kepala keluarga yang tak dapat, pemilu-pemilu sebelumnya tidak pernah begini. Terus terang jadi suudzhon kita kalau ini memang disengaja,” ungkap Zaim.

Zaim pun menambahkan dirinya sudah mencoba bertanya kepada kepala lingkungan, karena sampai dengan h-1 pemilihan dirinya belum kunjung mendapat formulir c6 sebagai undangan memilih.

“Saya tidak dapat c6 dari kemaren sore, katanya disuruh serahkan langsung ke TPS. Sebelumnya sudah sms ke Kepling tapi tak ada balasan,” imbuh Zaim.

Begitu pula dengan Sahnan Matondang yang sudah tinggal selama 20 tahun di perumahan Bumi Asri, mengaku juga tak pernah tak kebagian undangan c6, namun kali ini ketika ia cek di internet pun tidak ada namanya di DPT perumahannya.

“Saya satu rumah empat orang tak ada yang dapat c6, dicek di internet kok tidak muncul nama kami sebagai pemilih, kan terkejut seperti itu, maunya KPU bisa lebih teliti agar tidak suudzhon kita,” tandas Sahnan.

Kepala lingkungan delapan kelurahan Cinta Damai Ery Thomas mengaku tak tahu penyebab mengapa warganya banyak yang tak terdaftar di DPT, dari 900 kk warganya seharusnya menurut Ery ada 2000an DPT, sedang yang terdaftar hanya 1500an orang.

“Ini jadi catatan buat kita dan akan kita pertanyakan kepada KPU nantinya, untuk saat ini saya menjamin ketersediaan surat suara bagi warga yang akan memilih serta akan membuka pendaftaran bagi warga sampai semua warga yang tak terdaftar bisa memilih dengan menunjukkan e-KTP nya. Selanjutnya, dari panitia pemilu, KPU, dan kepala lingkungan akan duduk bersama untuk mencari tahu kira-kira dimana terjadinya kesalahan,” tukasnya.

Ketua KPPS kelurahan Cinta Damai Magdalena S berkilah sulit untuk mendata dan menyalurkan c6 kepada warga di perumahan Bumi Asri, selanjutnya ia mengatakan kalau warga tetap bisa memilih dengan menggunakan e-KTP.

“Sulit kami untuk mendata mereka, pokoknya dengan KTP elektronik warga bebas bisa memilih,” pungkasnya. (cad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here