Di Taput Rusuh, Suara Pilgubsu Terputus Diangka 17%

0

MEDAN (Waspada): Hasil penghitungan suara Pemilihan Gubernur Sumut (Pilgubsu) di Kab Tapanuli Utara (Taput) baru masuk 17%. Kepolisian Daerah Sumut (Kapoldasu) diminta serius mengamankan situasi konflik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Hal itu dikatakan Iskandar Zulkarnain Komisioner (foto) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut, Kamis (18/6). Menurut Iskandar, sampai saat ini baru 17% suara yang masuk untuk Pilgubsu di Taput, sementara daftar pemilih tetapnya (DPT) sekitar 200 ribuan. Iskandar menilai, konflik Pemilihan Bupati Taput menjadi imbas terhambatnya penghitungan hasil suara untuk Pilgubsu.

“Beberapa kotak suara sudah hilang disana, komisioner KPU disana sudah tidak berani masuk ke kantor. Informasinya malah mereka sudah di Polres mencari perlindungan,” tandasnya.

Iskandar, mengatakan Poldasu harus segera mengamankan kerusuhan agar distribusi logistik lancar dan bisa dihitung dengan cepat. Katanya, akibat konflik tersebut, penghitungan suara untuk Pilgubsu dari Taput baru 17% yang masuk. “Sampai hari ini suara yang masuk ke KPU Sumut baru 17% dan belum ada kepastian kapan masuk suara dari sana,” tandasnya.

Menurut Iskandar, berdasarkan informasi yang diterimanya, sampai saat ini seluruh komisioner dan staf KPU Taput masih berada di Polres. Mereka takut masuk kantor karena sampai dengan saat ini belum ada jaminan keamanan dari Polres Taput terkait keselamatan mereka.

Seperti di Kec. Siborong borong, dan di Kec. Tapanuli Utara, petugas kecamatan disana pun diserang, sehingga distribusi dari kecamatan ke kabupaten terhalang. Di KPU Kabupatennya pun kosong karena seluruh komisionernya takut masuk kantor. Iskandar sangat berharap agar kepolisian secepatnya turun kelokasi untuk mengamankan Kab Taput agar semuanya kondusif dan proses perhitungan suara dapat dihitung kembali. (Crds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here