MEDAN (Waspada): Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut perintahkan 5 komisioner 5 KPU Tapanuli Utara (Taput) menyelamatkan diri ke Polres Taput. Massa masih menguasai kantor KPU Taput. Polisi diam, pendukung yang diduga dari Calon Bupati Taput nomor urut dua obrak abrik KPU Sumut.

Iskandar Zulkarnain Komisioner KPU Sumut berang dengan aksi yang diduga dilakukan oleh massa pendukung Jonius Taripar Hutabarat (JTP) Calon Bupati Tapanuli Utara nomor urut dua yang merusak kantor KPU Taput. Iskandar mengatakan, apa yang dilakukan oleh pengunjuk rasa tersebut sudah sangat keterlaluan karena telah merusak objek vital negara dan mengganggu jalannya Pilkada.

Katanya, kalau ada pasangan Calon Bupati Taput yang tidak puas dengan penyelenggaraan Pemilu, baiknya mereka mengadu ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dan Polres Taput. “Inikan tidak, mereka datang mengobrak abrik Kantor KPU, menempeleng staf KPU, bahkan seorang komisioner KPU Taput yang bernama Junita Siregar dijambak jambak oleh pendemo,” tandasnya.

Iskandar juga sangat kecewa dengan sikap aparat kepolisian disana, sebab terkesan ada pembiaran dari aparat kepolisian terhadap aksi kerusuhan tersebut. Anggota saya di tempeleng, dijambak jambak oleh pendemo di hadapan polisi. Tapi polisinya malah diam dan tidak membantu mengamankan.

Menurut Iskandar, sampai dengan detik ini Polres Taput belum juga berani menjamin keamanan para komisioner KPU Taput, sehingga Iskandar memerintahkan anggotanya untuk tetap bertahan disana demi keamanan dan keselamatan nyawa.

Katanya, selain menganiaya, para pendemo juga merusak kantor KPU Taput. Lemari diobrak abrik, C1 diambili, sisa kertas suara ambil, komputer dirusak dan banyak peralatan penghitungan suara yang dirusak pendemo. Katanya, akibat peristiwa tersebut akhirnya penhitungan cepat KPU Sumut untuk Pilgubsu jadi terhenti. “Sampai saat ini baru 17% suara yang masuk ke KPU Sumut untuk Pilgubsu, sisanya belum masuk,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, JTP adalah paslon Bupati Taput nomor urut dua yang juga mantan Kapolres Taput. (Crds)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here