Jasad Korban KM Sinar Bangun Tidak Mengambang

1
Salah satu jasad korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun. (Waspada/ ist).
Salah satu jasad korban kapal tenggelam KM Sinar Bangun. (Waspada/ ist).

TIGARAS, Simalungun (Waspada): Dengan tampak dalam kamera alat Remotely Opareted Underwater Vehicle (ROV) sekitar 8 jenazah di titik 455 meter perairan Danau Toba, namun jasad para korban tidak mengambang dikarenakan air sangat dingin sehingga diduga membuat jasad tidak mengalami proses pembusukan.

Deputi Bidang Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, Brigjen TNI Nugroho Budi W dalam jumpa pers di Dermaga Tigaras Jumat (29/6), mengatakan bahwa pihaknya telah mendapatkan 8 jenazah yang ditemukan di Dasar Danau Toba titik 455 meter. ” Ada banyak jenazah yang kita lihat ada sekitar 7 hingga 8 jenazah, ada kelihatan jelas motor.
Kondisi kapal tidak pecah, namun mungkin miring,” katanya.
Ketika disinggung mengapa jenazah tidak mengapung. Kata Nugroho, hal tersebut dikarenakan faktor air. ” Kondisi dasar danau sangat dingin sekali. Itukan suhunya sangat dingin sekali, sehingga pembusukannya memakan waktu yang lama,” katanya.

Lanjut Nugroho, hal tersebut membuat jasad korban tidak terjadi pembusukan. ” Sehingga mereka tidak terangkat keatas karena pembusukannya lama tidak mengembung. Kalau kita simpan daging, simpan buah dalam kulkas juga lama busuk,” katanya.

Untuk itu, dirinya berjanji akan semaksimal mungkin melakukan evakuasi baik para korban maupun Kapal KM Sinar Bangun. “” Kita maksimal mungkin untuk mengevakuasi. Tali kapal itu sudah kelihatan nanti kita akan kait dan tarik. Mudah mudahan kuat kita tarik dengan Peri,” sebutnya.

Disinggung kabar temuan ini apakah sudah diberi tahukan kepada para korban. Ia mengaku sudah. ” Iya itu ada yang urusan kekeluarga,” akunya. (cel/cpn/c10/a32/a29/c11 ).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here