7th Anniversary MBS, Bersatu Membangun Komunitas Musik

0
106

Sebagai sebuah komunitas dan mungkin juga menjadi komunitas musik Blues pertama di kota Medan dan sekitarnya , Medan Blues Society (MBS) sudah melalui dan menikmati serta merasakan dinamikanya sebuah pergerakan sosial selama tujuh tahun.

Hal ini menjadikan MBS termasuk salah satu komunitas bermusik yang paling aktif dan konsisten. Eksistensinya pantas diacungi jempol mengingat begitu banyak pula komunitas yang tumbuh di Medan pada awal 2010 yang saat ini sudah tak kedengaran lagi gaung nya.
Kedahsyatan dan keberhasilan MBS kembali terbukti dari acara 7th Anniversary Medan Blues Society yang kali ini menyajikan tema ‘Keracunan Blues’ digelar Minggu 8 Juli 2018 di Northstar public house Jalan Darussalam Medan.

Acara dimulai pukul 19.00 menampilkan talent papan atas Medan saat ini, diantaranya Depresi Demon, Biru, Blunder, Selat Malaka, Vintage Glasses, Filsafatian, Hello Benji And The Cobra serta Sunset Bluesbite.

Semua band tampil sangat maksimal dan membius serta mengajak pengunjung ikut bernyanyi dan bergoyang bersama. Keseruan makin terasa dengan hadirnya penampilan dua pemain muda memainkan alat musik khas Batak yaitu Hasapi dari Ikatan Mahasiswa Etnomusikologi USU.

Permainan hasapi mereka juga adalah sebagai tanda ceremonial pengesahan pengurus baru MBS. Sejak 2011 sampai 2018 MBS diketuai Beng Handoko beserta jajaran lain nya, merasa sudah saatnya menyegarkan ide-ide baru untuk kemajuan MBS di masa datang.

Pengurus baru MBS tentu saja adalah orang-orang muda penuh kreatifitas, supel bergaul, elegan dalam bermusik serta diharapkan menjadi darah segar baru bagi Medan Blues Society.

“Semoga eksistensi MBS bisa menjadi inspirasi buat komunitas lain di Medan dan sekitarnya bahwa bila kita bergerak bersama,lebih mendahulukan kebutuhan bersama, mengecilkan ego pribadi, saling membantu sesama anggota, membuka hati dan pikiran untuk pendapat orang lain, dan tentu tidak melulu ber-orientasi materi dan uang, sebuah komunitas sosial akan sangat mungkin bisa berumur panjang dan awet”, kata Beng Handoko.

Pengurus baru MBS: Ketua – Ade Guru singa, Sekretaris/Bendahara – Tisa Lim, Humas – Fattah – Jan Joe – Ibunk Aestetica – Welly Pramana – Sinyo Maulana, Teknis – Jackson Silalahi, Dokumentasi – Frans Nadeak – Edi Vanhelm – Noufal Jauhari, Kreatif Desain – Kristian Glahita, Tim Penasehat – Beng Handoko – Mbak Dee – Mampe Siregar – Mahesya Qumbara dan Zulfahmi Pasaribu. (m19)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here