Keajaiban Singa Kroasia

0
54
STRIKER Kroasia Mario Mandzukic (tengah) membobol gawang Inggris yang dikawal kiper Jordan Pickford di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Rabu (Kamis WIB).(AP)

MOSKOW (Waspada): Striker Mario Mandzukic mengibaratkan Kroasia bagaikan singa yang mendapat keajaiban saat bangkit dari ketinggalan untuk melukai Inggris 2-1 pada laga semifinal Piala Dunia 2018.

“Ini merupakan keajaiban. Hanya tim-tim hebat yang dapat seberani kami untuk bangkit melawan tim seperti Inggris,” klaim Mandzukic, seperti dilansir Reuters, Kamis (12/7).

“Kami seperti kawanan singa yang dilepas pada malam ini. Kami akan sama seperti itu di final nanti,” tekad mantan bomber Bayern Munich yang kini membela Juventus tersebut.
Dalam laga di Stadion Luzhniki, Moskow, Rusia, Rabu (Kamis WIB) tersebut, Mandzukic yang mencetak gol penentu kemenangan Kroasia menit 109 sekaligus mengubur mimpi besar Inggris.

Pada final bersejarah pertamanya, I Vatreni akan menantang juara 1998 Prancis di Luzhniki Stadium, 15 Juli mendatang.Inggris yang tampil di semifinal untuk pertama kalinya sejak 1990, semula terlihat bisa sampai ke final pertamanya sejak 1966 saat membuka keunggulan melalui tendangan bebas Kieran Trippier menit kelima. Setelah itu The Three Lions masih mendominasi permainan.

Hrvatska yang berada di semifinal untuk pertama kalinya sejak 1998, bangkit menyamakan kedudukan melalui gol terjangan gelandang Ivan Perisic menit 68. Negara pecahan Yugoslavia itu kemudian terlihat lebih berbahaya di babak kedua.

Kedudukan tetap imbang setelah 90 menit dan memaksa Kroasia menghadapi perpanjangan waktu untuk ketiga kalinya secara beruntun di fase system gugur Rusia 2018. Tim asuhan Zlatko Dalic itu sebelumnya menyingkirkan Denmark dan Rusia melalui adu penalti.

Namun ketika mereka terlihat akan menjadi tim pertama yang memainkan tiga adu penalti pada satu ajang Piala Dunia, Mandzukic mengemas gol melalui tembakan mendatarnya pasca mengelabui bek John Stones.

“Kami bermain dengan hati sepanjang turnamen ini. Saya senang dengan penampilan saya sejauh ini, tetapi saya berada di sini untuk tim,” tegas Mandzukic.

Tim Tiga Singa mesti membayar mahal kegagalannya memanfaatkan sejumlah peluang melalui Raheem Sterling, Harry Kane dan Jesse Lingard. Ivan Perisic semestinya juga dapat menambahi gol lainnya bagi Vatreni.

“Kami layak berada di final. Apa yang para pemain mainkan malam ini merupakan fantasi, mereka telah mengukir sejarah,” ucap Zlatko Dalic.

“Tapi kami belum mengatakan kata-kata terakhir, masih ada satu laga lagi untuk dilalui. Jika Tuhan berkehendak, kami akan menjadi juara dunia,” tambah Dalic, yang ditunjuk mengarsiteki Kroasia pada Oktober 2017 menggantikan Ante Cacic. (m15/rtr/fifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here