Pemkab Pakpak Bharat Raih BKN Award 2018

0
314
Pemkab Pakpak Bharat menerima BKN Award 2018, untuk pengelolaan kepegawaian terbaik dengan kategori Kabupaten/Kota tipe C se-Indonesia diterima Bupati Pakpak Bharat diwakili Ka. BKD, Sartono Padang, S.Sos, MM di Gedung ICE BSD Tangerang, Rabu (11/07), yang diserahkan Ka. BKN RI Dr. Bima Haria Wibisana. Waspada/Warikam Boangmanalu
Pemkab Pakpak Bharat menerima BKN Award 2018, untuk pengelolaan kepegawaian terbaik dengan kategori Kabupaten/Kota tipe C se-Indonesia diterima Bupati Pakpak Bharat diwakili Ka. BKD, Sartono Padang, S.Sos, MM di Gedung ICE BSD Tangerang, Rabu (11/07), yang diserahkan Ka. BKN RI Dr. Bima Haria Wibisana. Waspada/Warikam Boangmanalu

PAKPAKBHARAT (Waspada): Pemkab Pakpak Bharat menerima BKN Award 2018 untuk pengelolaan kepegawaian terbaik dengan kategori Kabupaten/Kota tipe C se-Indonesia. Penghargaan diterima Bupati Pakpak Bharat Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA diwakili Ka. BKD Sartono Padang, S.Sos, MM di Gedung ICE BSD Tangerang, Rabu (11/07), diserahkan Ka. BKN RI, Dr. Bima Haria Wibisana.

Raihan Pemkab Pakpak Bharat ini karena memenuhi 7 kriteria, yaitu perencanaan formasi, pelayanan pengadaan, kepangkatan dan pensiun, implementasi Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK), dan pemanfaatan Computer Assisted Test (CAT). Indikator lainnya penilaian kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN), implementasi penilaian kinerja, serta komitmen pengawasan dan pengendalian. BKN Awards 2018 juga menjadi bukti semakin optimalnya pengelolaan kepegawaian Pemkab Pakpak Bharat di bawah kepemimpinan Bupati Remigo.

Keunggulan paling menonjol dari Pemkab Pakpak Bharat adalah hadirnya fasilitas CAT System sebanyak 100 unit komputer ditambah 5 cadangan, yang diresmikan Menteri PAN dan RB, Asman Abnur pada tahun lalu di Balai Diklat Cikaok dan terkoneksi dengan sistem milik BKN, serta komitmen akan pengawasan dan pengendalian dengan mengacu pada PP no. 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil yang berkoordinasi dengan OPD lain seperti Inspektorat dan Satpol PP. Sementara layanan kepegawaian lainnya juga tidak kalah unggul karena merupakan rangkaian tugas dan fungsi yang dibarengi inovasi.

Seperti dikatakan Menteri Asman Abnur, ASN merupakan pilar birokrasi juga dituntut sebagai orang yang selalu berinovasi dan melakukan terobosan-terobosan yang kreatif dan inovatif. Sehingga di dalam melakukan kebijakan kita tidak tertinggal dari negara lain. “Betapa cepatnya perubahan. Jadi siap-siap, perubahan tidak bisa lagi kita halangi,” ujar Menteri.

Kepala BKD Kabupaten Pakpak Bharat Sartono Padang, S.Sos, MM menyampaikan dengan didapatnya penghargaan ini, tidak serta merta menjadi tujuan akhir dari pelayanan kepegawaian. “Hal ini menjadi penyemangat bagi BKD untuk semakin meningkatkan pelayanan kepegawaian lingkup BKD Kab. Pakpak Bharat”, jelasnya.

Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA saat dikonfirmasi mengucapkan rasa syukurnya atas perolehan penghargaan. Semua ini berkat usaha dan doa sehingga mampu meraih penghargaan seperti ini. Tetapi hal ini tidak membuat kita terhenti sampai di sini untuk terus berkinerja dan berinovasi.Pembenahan manajemen sumber daya manusia/aparatur pemerintah memang merupakan salah satu misi saya. Hal ini beranjak dari betapa kompleksnya manajemen pemerintahan dewasa ini dimana pemerintah harus mampu responsif terhadap perkembangan di masyarakat.

Pemerintah yang kuat tentu mutlak didukung oleh aparatur yang handal, sejalan dengan rencana besar pemerintah terkait reformasi birokrasi, saya ikut bergerak untuk dapat menemukan bentuk dan ukuran organisasi yang ideal bagi Pakpak Bharat. Berbagai pembenahan dilakukan mulai dari merumuskan kembali uraian tugas, analisa jabatan, analisa beban kerja, grade jabatan, analisa kebutuhan diklat serta peningkatan kapasitas aparatur dalam bentuk Diklat dan Bimtek. Namun tak lupa juga peningkatan penghasilan aparatur dalam bentuk Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dilakukan guna meningkatkan semangat dan kinerka aparatur yang diukur dengan menggunakan aplikasi.

Di samping itu, dalam hal peningkatan disiplin Pemkab Pakpak Bharat memberlakukan absensi/presensi dengan berbagai tingkatan, mulai sidik jari hingga menggunakan sidik retina mata. (cwb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here