Pengajian Muslimah Sumut (PMS) Terbentuk

0
99
Para wanita yang menggagas pembentukan PMS dalam sebuah rapat.
Para wanita yang menggagas pembentukan PMS dalam sebuah rapat.

Medan (Waspada): Berangkat dari rasa kebersamaan dan itikad baik kaum ibu yang tergabung dari beberapa grup pengajian dan arisan di kota Medan, tercetus sebuah visi untuk membentuk satu perkumpulan pengajian bernama Pengajian Muslimah Sumut (PMS).

Dari hasil pertemuan rapat perdana Jumat (6/7) dilanjutkan rapat kedua Rabu (11/7), maka terbentuklah susunan pengurus inti PMS, yang terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara, serta para ketua bidang.

Ketua terpilih, Hj Fatmawaty SH menyampaikan, bahwa pengajian ini akan berbeda dengan pengajian yang sudah ada selama ini. “Kita akan buat legalitasnya secara hukum. Agar ibu-ibu yang hadir dalam perkumpulan ini tidak sekedar datang mendengar ceramah saja kemudian pulang. Setidaknya ada bekal atau pengetahuan yang bisa diterapkan secara rutin menjadi amalan setiap harinya,” katanya.

“Ke depan, kita akan bentuk juga PMS untuk ibu-ibu di kabupaten kota se-Sumatera Utara. Nanti kita undang para calon pengurus yang sudah kita seleksi dari masing-masing daerah, lalu kita adakan bimbingan teknis, tujuannya agar pengajian ini menjadi pengajian yang benar-benar dicintai jamaahnya dan terkesan profesional, karena nanti akan kita susun banyak program terkait keberadaan muslimah dan segala aktivitasnya di bidang agama,” kata mantan ketua DPRD Deliserdang ini menunjukan keseriusannya terhadap keberadaan PMS.

Sementara itu, menurut sekretaris Pengajian Muslimah Sumut, Hj Fenty Iska SH, banyaknya minat para ibu yang ingin bergabung dalam pengajian baru ini, memanggil semangat kita untuk secepatnya merealisasikan perkumpulan ini dengan mengadakan pertemuan perdana sekaligus penyampaian visi dan misi PMS.

Selain kegiatan tausiyah, perkumpulan ini juga akan menyusun program kerja. Selain pembentukan DPC-DPC, akan diadakan program pelatihan juga, seperti belajar al-qur’an, diklat mengenai politik Islam dan perempuan, kemudian mengadakan seminar Islam khusus terkait dengan keberadaan dan aktivitas perempuan, khataman qur’an dan ibadah fardhu kifayah seperti memandikan mayit, kata sekretaris PMS yang juga menjabat sebagai notaris di kota Medan.

Fenty juga menambahkan, untuk kegiatan pengajian rutin bulanan, kita akan atur tempatnya. “Saat ini kita sudah menghubungi pihak pengurus masjid Agung dan masjid Al Musannif kompleks Cemara Asri Medan. Insya Allah untuk pertemuan perdana kita akan adakan di salah satu masjid tersebut,” jelasnya.

Fenty berharap, pengajian ini nantinya bisa merubah prilaku ibadah kaum muslimah yang tergabung dalam PMS. Sampai hari ini sudah ada sekitar 800an ibu dari berbagai kelompok pengajian yang akan menjadi anggota PMS. Ini bukan pekerjaan mudah, untuk menyatukan persepsi dan tujuan kita dalam meraih keberkahan dunia dan akhirat. Ikhlas beribadah, untuk kebaikan bersama. Tuturnya menutup pembicaraan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here